Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa transformasi penerima manfaat bantuan sosial (bansos) menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan upaya strategis untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Para penerima program bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang menjadi anggota koperasi diharapkan dapat meningkat derajat hidup dan kesejahteraannya, sehingga penerima manfaat dapat menjadi mandiri di masa mendatang," kata Ferry di KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa.
Dalam kegiatan sosialisasi bersama Kemensos tersebut, Ferry menegaskan melalui koperasi tersebut masyarakat penerima bansos diharapkan dapat memperoleh tambahan pendapatan dari sisa hasil usaha (SHU) yang dibagikan kepada anggota setiap tahun.
Program ini juga diharap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, termasuk mendorong keluarga yang sebelumnya berada pada kategori desil satu maupun desil dua dalam Data Tunggal Sosial dan ekonomi Nasional (DTSEN) agar dapat naik kelas secara ekonomi.
Selain itu, Ferry juga menyebut bahwa fasilitas KDKMP yang tersedia di masing-masing desa/kelurahan bukan milik pemerintah pusat, melainkan menjadi milik masyarakat desa dan anggota koperasi.
"Fasilitas KDKMP yang dibangun tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat desa sebagai pusat kegiatan ekonomi, termasuk perdagangan dan distribusi produk lokal," katanya.
Ia berharap dengan adanya KDKMP tersebut, ekonomi desa dapat berkembang secara mandiri melalui kekuatan kolektif masyarakat.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang turut hadir, mendorong para penerima manfaat bansos yang jumlahnya besar di wilayah Jawa Timur khususnya di Pasuruan untuk menjadi anggota KDKMP setempat.
"Di Jawa Timur ada lebih dari lima juta penerima manfaat dari program-program yang disalurkan melalui Kementerian Sosial, dengan Kabupaten Pasuruan sendiri terdapat 229 ribu penerima manfaat yang dapat bergabung menjadi anggota KDKMP dan berpotensi menguatkan ekonomi daerah," katanya.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026