Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timu mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi bagi para penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Kolaborasi antara program KDKMP dan penerima bansos dari Kemensos diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat desa melalui wadah koperasi," kata Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di KDMP Gejugjati Pasuruan, Selasa.
Dalam kegiatan sosialisasi kolaborasi Kemensos dan Kementerian Koperasi terkait anggota KDKMP untuk penerima bansos, Emil menyebut koperasi desa dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk untuk pengembangan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), distribusi bahan pokok, layanan kesehatan, hingga kegiatan simpan pinjam.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jawa Timur pada triwulan keempat 2025 tercatat tumbuh sebesar 5,85 persen yang dinilainya turut didorong oleh aktivitas ekonomi di desa yang terus bergerak melalui berbagai program pemberdayaan dari pemerintah pusat maupun daerah.
Di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Emil menyampaikan bahwa hingga kini di wilayah Jawa Timur telah terbentuk 8.494 KDKMP yang memiliki badan hukum, dengan 997 koperasi di antaranya telah beroperasi dengan total 1.292 gerai usaha yang mencakup berbagai bidang seperti sembako, apotek, klinik, logistik, pergudangan, simpan pinjam, dan usaha lainnya.
"Jumlah anggota koperasi juga meningkat signifikan dari sekitar 6.000 orang saat awal pembentukan menjadi lebih dari 157.000 anggota saat ini, serta terdapat 16.000 pengurus koperasi dan 5.139 pengawas yang terlibat dalam pengelolaan KDKMP di berbagai daerah," kata Emil.
Menurutnya, Pemprov Jatim juga akan membentuk satuan tugas percepatan KDKMP untuk memperkuat pengembangan dan mempercepat implementasi program KDKMP di seluruh wilayah Jawa Timur.
Ia berharap KDKMP di seluruh Jawa Timur dapat bersinergi dengan berbagai program pemerintah lain demi meningkatkan perekonomian daerah yang dapat berdampak secara nasional.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026