Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mendorong para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) untuk menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di masing-masing wilayah setempat.
"Di Jawa Timur ada lebih dari lima juta penerima manfaat dari program-program yang disalurkan melalui Kementerian Sosial, dengan Kabupaten Pasuruan sendiri terdapat 229 ribu penerima manfaat yang dapat bergabung menjadi anggota KDKMP di wilayah setempat," kata Mensos, di KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa.
Dalam kegiatan sosialisasi bersama Kementerian Koperasi itu, Mensos menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memastikan bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan koperasi.
Dengan jumlah penerima manfaat yang masif di wilayah Jawa Timur khususnya di Pasuruan, ia menilai potensi penguatan ekonomi daerah terkait melalui KDKMP dapat tumbuh dengan baik apabila para penerima bantuan terlibat secara aktif sebagai anggota.
Ia menuturkan bahwa anggota koperasi nantinya tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik usaha yang berhak memperoleh sisa hasil usaha yang dibagikan setiap akhir tahun, yang dapat meningkatkan perekonomian anggota terkait.
Selain sosialisasi tentang keanggotaan koperasi bagi para penerima manfaat bansos tersebut, ia menyebut Kemensos juga melakukan uji coba program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat di wilayah tersebut.
Ia menyebut, terdapat 100 keluarga yang terpilih untuk menerima bantuan usaha berupa 24 ekor ayam petelur per keluarga yang diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan.
"Hasil produksi telur nantinya dapat dijual melalui KDMP Gejugjati sehingga terbentuk ekosistem ekonomi yang saling mendukung anggota koperasi," katanya.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut, kolaborasi lintas lembaga ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mendorong perubahan paradigma masyarakat desa tidak lagi hanya menjadi objek penerima bantuan sosial, melainkan dapat diberdayakan sebagai pelaku ekonomi.
Ia berharap program kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa penerima bansos serta dapat meningkatkan perekonomian desa yang diharapkan dapat berdampak secara nasional.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026