Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia periode Januari hingga Desember 2025 memperoleh keuntungan (surplus) sebesar 41,05 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor 282,91 miliar dolar AS dan impor 241,86 miliar dolar AS.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, menyampaikan untuk ekspor produk nasional sepanjang 2025 meningkat 6,15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sedangkan impor mengalami sedikit kenaikan 2,83 persen yoy.
Adapun andil utama total nilai ekspor disumbang oleh industri pengolahan yang mencapai 227,1 miliar dolar AS, sedangkan kontributor utama impor Indonesia didominasi oleh bahan baku/penolong mencapai 169,3 miliar dolar AS.
Untuk surplus pada tahun 2025 mencapai 31,33 miliar dolar AS, dengan demikian keuntungan dagang nasional tahun ini meningkat 9,72 miliar dolar AS.
