Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyelesaikan berbagai permasalahan di tingkat desa melalui program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) yang dilaksanakan sejak 2021 silam.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku sejak 2021 telah berkantor di 110 desa atau lebih dari separuh jumlah desa di Banyuwangi yang mencapai 189 desa.
"Dalam program Bunga Desa ini ada berbagai layanan publik dihadirkan, dan kami juga melihat langsung potensi satu per satu di desa, termasuk mengetahui permasalahan sekaligus mencari solusi persoalannya," kata Ipuk saat menjalankan program Bunga Desa di Desa Jelun, Kecamatan Licin, pada Senin.
Di desa itu, Ipuk menggeber berbagai kegiatan mulai kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, infrastruktur, UMKM, pengembangan potensi desa, dialog dengan warga dan tokoh masyarakat serta beragam program lainnya.
Untuk di Desa Jelun, digelar pelayanan kesehatan gratis, sarasehan kesehatan mental oleh psikolog untuk para lansia, dan dalam pemeriksaan kesehatan gratis ini, juga terdapat layanan dokter spesialis (penyakit dalam dan geriartri).
"Jadi, ketika diperiksa terdapat indikasi gangguan kesehatan, bisa langsung diperiksa dan ditangani oleh dokter spesialis," katanya.
Ipuk menyampaikan, saat ini Banyuwangi secara bergilir menghadirkan layanan dokter spesialis di puskesmas, sehingga warga yang membutuhkan layanan dokter spesialis bisa langsung datang ke puskesmas tanpa perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit.
Selain itu, lanjutnya, juga menggelar beragam program sosial seperti bedah rumah warga tak layak huni, bantuan alat usaha Warung Naik Kelas (Wenak), bantuan sembako, hingga santunan anak yatim.
Sementara di sektor pendidikan, kata Ipuk, juga digelar berbagai kegiatan di SMPN 1 Licin mulai pembelajaran coding dan AI untuk guru, pelatihan Smart Gasing PISA bagi guru, edukasi kebencanaan bagi siswa oleh BPBD, parenting oleh psikolog untuk wali murid SMP.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga melihat berbagai potensi desa, seperti di Desa Licin, meninjau sejumlah UMKM dan Wisata Banyukuwung Binaan BUMDes Licin.
Banyu Kuwung merupakan wisata alam yang berupa pemandian mata air alami dengan view pegunungan yang segar, dan terletak di lereng Gunung Ijen, tepatnya di Dusun Panggang, Desa Licin.
"Tempatnya bagus dan asri, cocok untuk liburan keluarga. Saya minta Pak Camat dan dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan agar makin berkembang," Ipuk.
Ia memaparkan dalam tiap program Bunga Desa, beragam layanan administrasi publik juga digelar seperti Adminduk (KTP, Kartu Keluarga, Identitas Anak, dan lainnya), Pelayanan HAKI, layanan Perizinan/NIB, klinik UMKM, Rekomendasi SDA dan Register Hippam, PBB/Pembayaran Pajak Daerah/Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya.
"Apa yang menjadi aspirasi warga kami tampung, dan kami carikan solusinya. Penyelesaiannya ada yang butuh waktu seperti masalah infrastruktur, ada yang bisa langsung kami eksekusi," kata Ipuk.
