Pamekasan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Madura, Minggu, menetapkan nomor urut pasangan calon bupati/wakil peserta pilkada 9 Januari 2013. "Penetapan nomor cabup/cawabup itu sesuai dengan jadwal tahapan pilkada yang telah ditetapkan KPU," kata Sekretaris KPU Pamekasan, Achmad Zaini. Penetapan nomor urut pasangan calon bupati/ wakil bupati Pamekasan periode 2013-2018 ini digelar di kantor KPU di Jalan Brawijaya Pamekasan dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polres dan Brimob Polda Jatim. Pada penetapan nomor urut itu, pasangan Anwari Kholil-Holil Subki mendapatkan nomor urut 1, sedangkan nomor urut 2 pasangan Kholilurrahman-Masduqi (Kompak). Pengambilan nomor urut berlangsung dengan meriah, bahkan masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati yang datang secara langsung dalam penetapan nomor urut itu terlihat saling berkelakar. Menurut Sekretaris KPU Pamekasan Zaini, sebenarnya ada tiga pasangan yang mendaftarkan diri ke KPU Pamekasan sebagai kontestas peserta pilkada yang direncanakan digelar pada 9 Januari 2013. Hanya saja, dari tiga pasangan bakal calon itu, hanya dua yang layak ditetapkan sebagai calon bupati, sedang satu pasangan calon lainnya ditolak karena tidak memenuhi syarat administratif. "Pasangan yang ditolak oleh KPU Pamekasan adalah Achmad Syafii-Kholil Asy'ari," kata Zaini menjelaskan. Setelah penetapan nomor usai, Bacabup Kholilurrahman menyatakan, optimistis akan mampu bersaing dengan perolehan suara terbanyak di Pamekasan pada pilkada nanti, sesuai dengan nomor yang ditetapkan. "Kalau berdasarkan nomor urut, kalau Allah mengizinkan, kayaknya kami akan menjadi bupati hingga dua periode," kata Kholilurrahman yang juga 'pejabat kini' di Pamekasan itu sembari tersenyum. Berbeda dengan Bacabup Kholilurrahman, Bacabup Anwari Kholil belum bersedia menetapkan target dukungan pada pilkada 2013. Ia menyatakan, dirinya akan fokus lebih dahulu untuk melakukan sosialisasi, karena sejauh ini memang belum melakukan kegiatan secara massal. Sementara, saat penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati berlangsung, massa simpatisan kedua pasangan calon itu mengepung kantor KPU Pamekasan sebagai bentuk dukungan terhadap calon yang mereka usung. (*)
Berita Terkait
KPU Pamekasan siapkan empat saksi untuk sidang lanjutan MK
6 Februari 2025 02:08
KPU Pamekasan bubarkan 11.996 anggota badan ad hoc Pilkada
29 Januari 2025 17:16
KPU Pamekasan siapkan materi gugatan pasangan calon
3 Januari 2025 22:18
KPU tetapkan pasangan "Kharisma" raih suara terbanyak Pilkada Pamekasan
5 Desember 2024 04:33
KPU : partisipasi pemilih di Pamekasan lebih dari 80 persen
4 Desember 2024 05:50
KPU Pamekasan distribusikan logistik pilkada ke 13 kecamatan
23 November 2024 23:15
KPU Pamekasan minta tambahan 2.141 surat suara untuk Pilgub
18 November 2024 20:01
KPU Pamekasan libatkan tiga lembaga sebagai pemantau Pilkada 2024
15 November 2024 22:45
