Situbondo (ANTARA) - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0823/ Situbondo Letkol Inf Alexander AB meninjau lokasi pembukaan lahan pertanian dalam upaya mendukung ketahanan nasional.
"Kami sudah meninjau langsung lokasi pembukaan lahan pertanian salah satunya di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang," kata Alexander AB di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu.
Dandim Alexander meninjau lokasi bersama unsur terkait di antaranya Pemerintah Desa Alastengah dan kelompok tani setempat serta pemangku kepentingan lainnya.
Ia menjelaskan bahwa pembukaan lahan pertanian ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
"TNI bersama pemerintah desa dan kelompok tani akan terus bersinergi dalam meningkatkan produktivitas pertanian guna menjaga ketahanan pangan di wilayah," kata Letkol Inf Alexander.
Ia menyampaikan, selain meninjau lahan juga berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi petani, seperti akses air, alat pertanian dan bibit unggul.
"Babinsa siap memberikan pendampingan agar lahan yang dibuka dapat dimanfaatkan secara maksimal," kata Dandim.
Kementerian Pertanian mendorong Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk meningkatkan produksi padi dengan cara memperluas lahan pertanian dari sebelumnya sekitar 30 ribu hektare menjadi 65 ribu hektare pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro mengatakan, dorongan Kementerian Pertanian optimalisasi lahan tidak produktif menjadi produktif untuk swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Pemkab Situbondo ditarget oleh Kementerian Pertanian pada tahun ini harus tanam di lahan seluas 65 ribu hektare," katanya.
Dadang mengungkapkan daerah saat ini dituntut untuk memiliki banyak lahan pertanian untuk kepentingan swasembada pangan, salah satunya lahan tidak produktif akan dikelola untuk sektor pertanian.
"Untuk memperluas lahan pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dibantu TNI akan mengoptimalkan lahan non-produktif dan dikelola semaksimal mungkin agar bisa digunakan untuk tanaman padi," katanya.