Nganjuk - Lima kecamatan di Kabupaten Nganjuk bagian selatan rawan bencana baik banjir maupun tanah longsor, membuat aktivitas warga terganggu. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Nganjuk, Jatim, Gunawan Widagdo, Jumat, mengemukakan kelima kecamatan itu di antaranya Pace, Loceret, Ngetos, Berbeg, hingga Wilangan. "Tingkat kemiringan di daerah itu bisa mencapai 45 derajat, hingga rawan longsor. Rata-rata daerah itu di pegunungan," paparnya. Ia menyebut, kejadian longsor telah melanda Dusun Sumber Klampok, Desa Macanan, Kecamatan Loceret pada awal Desember 2011. Jalur yang menghubungkan Kecamatan Loceret dan Kecamatan Ngetos putus akibat tebing setinggi 15 meter yang longsor. Kejadian itu membuat aktivitas warga terganggu, mengingat jalur itu satu-satunya akses. Selain longsor, terdapat batu besar yang menutupi jalan. Batu itu diperkirakan seberat 60 ton dengan diameter 5 meter. Beberapa usaha sudah dilakukan di antaranya dengan mendatangkan alat berat dan mesin pemecah batu, namun gagal. "Batu itu belum bisa terpecah dengan mesin yang kami datangkan," ucap Gunawan. Ia mengatakan, sudah membuat jalur alternatif dengan kejadian itu, dengan membuat jalur lagi di dekat reruntuhan batu tersebut. Jalur itu diberi tanah tambahan, hingga bisa dilewati untuk kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Selain longsor di Loceret, pihaknya juga menerima laporan tentang bencana angin puting beliung di Kecamatan Bagor, Ngetos, dan Sawahan, di mana kejadian itu hingga menimbulkan kerusakan di sejumlah rumah warga. Pihaknya mengimbau, masyarakat lebih hati-hati, terutama saat musim hujan seperti ini. Diperkirakan bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga puting beliung masih akan terjadi. "Kalau di Nganjuk, biasanya sampai Maret tahun berikutnya hujan masih terus terjadi. Untuk itu, kami minta warga juga waspada, jika ada yang hujan yang turun deras lebih dari dua jam, agar meninggalkan rumah," ujarnya. Ia juga mengatakan, untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) di Kabupaten Nganjuk sedang dibuatkan perda. Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat juga sudah melakukan kunjungan untuk rencana pembuatan perda itu. "Kami harap pada 2012 nanti sudah selesai dan lembaga itu resmi dibentuk. Peraturan Bupati juga sudah ada, tinggal Perda," ucap Gunawan.(*)
Berita Terkait
TNI AL gelar latihan penanggulangan bencana di Kabupaten Blitar
8 Maret 2023 16:45
Pemkab Madiun Berangkatkan 25 KK Transmigran
27 Oktober 2011 18:07
Kanwil BPN Jatim serahkan 36 sertifikat aset Pemkab Nganjuk
25 Oktober 2024 18:16
Badan Pertanahan Nasional Jatim serahkan 62 sertifikat aset Pemkab Nganjuk
17 Juli 2024 09:01
Pemkab Tulungagung minta bantuan Nganjuk suplai bawang merah
31 Mei 2024 00:12
Pemkab fasilitasi investor kembangkan usaha di Nganjuk
4 Desember 2023 21:29
Wagub minta jalan rusak Nganjuk-Kediri segera diperbaiki
21 Februari 2023 00:00
Sparkling Nganjuk Carnival 2022 berlangsung meriah
24 Juli 2022 13:43
