Sumenep - Jumlah penumpang perahu yang tenggelam di perairan antara Pulau Guagua dan Tonduk, Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu, masih simpang siur. "Anggota Polsek Raas masih ke tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui kronologis kejadian tersebut, termasuk jumlah penumpangnya. Untuk sementara kami belum bisa menyebut secara pasti jumlah penumpang perahu naas tersebut," kata Kepala Kepolisian Resor Sumenep, AKBP Susanto. Ia menjelaskan, untuk sementara pihaknya telah menerima laporan dari anggota Polsek Raas tentang korban yang ditemukan dalam kondisi tewas dan selamat. "Untuk korban yang tewas dilaporkan sebanyak 13 orang, sementara korban selamat sebanyak 14 orang. Namun, itu angka sementara," ujarnya menerangkan. Sebagian korban, baik tewas maupun selamat, kata dia, dibawa ke Pulau Tonduk dan sebagian lainnya ke Pulau Guagua. "Itu semua masih dalam proses pendataan. Namun, informasi yang berkembang di warga setempat, jumlah penumpang perahu naas itu di atas 30 orang," ucapnya menerangkan. Susanto juga mengemukakan, pihaknya telah mengirim tim ke Pulau Raas untuk membantu anggota polsek setempat dalam menangani kasus tersebut. "Secara umum, kondisi cuaca di sekitar Perairan Raas kurang kondusif. Anginnya cukup kencang," paparnya. Perahu naas tersebut mengangkut rombongan kerabat warga Pulau Guagua yang menikah dengan warga Pulau Tonduk pada Jumat (23/9). Pada Sabtu pagi, perahu itu berangkat dari Pulau Tonduk ke Guagua dengan mengangkut kerabat pengantin. Raas adalah salah satu kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dua dari tujuh desa di Raas merupakan pulau tersendiri, yakni Guagua dan Tonduk. Dalam kondisi normal, perjalanan laut antara Pulau Guagua dengan Tonduk membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Sementara perjalanan laut dari Pulau Raas dengan Guagua sekitar 45 menit hingga satu jam, dan Raas dengan Tonduk sekitar tiga hingga empat jam.
Berita Terkait
Di Madura, dua kabupaten gelar konser amal untuk bencana Sumatra
3 Januari 2026 04:47
Pascapencabutan status KLB Campak, Pemkab Sumenep maksimalkan imunisasi rutin
3 Januari 2026 04:45
Polres Sumenep perketat pengawasan di kepulauan cegah narkoba
1 Januari 2026 17:15
Rutan Sumenep bina narapidana keterampilan membatik
1 Januari 2026 11:34
Pemkab Sumenep larang pejabat gunakan kendaraan dinas saat tahun baru
27 Desember 2025 06:41
Baznas Sumenep bantu modal pelaku UMKM warga kepulauan
12 Desember 2025 08:41
Pemkab Sumenep gandeng Medco Energi perluas ruang terbuka hijau
10 Desember 2025 07:57
Sumenep pastikan harga pupuk subsidi sesuai HET pemerintah
29 November 2025 04:40
