Sumenep (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggandeng Medco Energi Madura memperluas ruang terbuka hijau dengan melakukan penanaman pohon serentak di wilayah itu.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan kerja sama dengan Medco Energi Madura itu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab sosial dari perusahaan tersebut dalam ikut mewujudkan lingkungan hijau di wilayah itu.
"Melalui program ini kami juga ingin mengajak semua pihak bahwa masalah penghijauan adalah masalah aset masa depan baik yang perlu dilakukan sejak sekarang, sekaligus ini juga merupakan bagian dari upaya sistemik dalam mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor," kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di Sumenep Rabu.
Medco Energi Madura merupakan perusahaan yang beroperasi pada bidang minyak gas bumi dari PT Medco Energi Internasional Tbk.
Menurut dia, kerja sama dengan perusahaan tersebut dilakukan, karena keduanya memiliki kepentingan yang sama dalam berupaya mewujudkan Sumenep hijau, sekaligus sebagai upaya dalam mendukung strategi mitigasi perubahan iklim.
“Pembangunan lingkungan berkelanjutan merupakan investasi jangka panjang, sehingga kegiatan ini merupakan langkah konkret, dalam menjaga kualitas lingkungan yang memiliki peran strategis, sebagai penyangga ekosistem dan ruang publik hijau,” katanya.
Ia menjelaskan perluasan ruang terbuka hijau hasil kerja sama dengan perusahaan itu menyasar sejumlah titik.
Selain berperan dalam menyerap emisi karbon dan menjaga keseimbangan ekosistem, lanjutnya, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan dari ancaman perubahan iklim.
Sebanyak 1.300 bibit pohon ini terdiri dari Akasia sebanyak 175 pohon, Sukun 250 pohon, Gayam 250 pohon, Mahoni 250 pohon, dan Matoa sebanyak 275 pohon, ditanam serentak sejak sepekan lalu hingga saat ini. Salah satunya di sekitar tempat pembuangan akhir sampah di Kabupaten Sumenep.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi dilanjutkan dengan perawatan yang baik, supaya pohonnya bisa tumbuh optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Bupati Achmad Fauzi.
Pihaknya berkomitmen untuk memperluas gerakan penghijauan ke wilayah lain yang membutuhkan penanganan lingkungan, khususnya di area rawan kekeringan dan minim tutupan hijau.
"Kami mengupayakan kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang, dalam menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan luas cakupan ruang hijau, serta memperbaiki kualitas lingkungan di tengah pertumbuhan kawasan perkotaan.
Selain dengan perusahaan migas, lanjutnya, kerja sama memperluas ruang terbuka hijau juga mulai dilakukan Pemkab Sumenep dengan organisasi kepemudaan, mahasiswa dan pramuka.
