Sumenep (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timu menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban bencana angin kencang di Karduluk yang menyebabkan ratusan bangunan rumah warga rusak akibat kejadian tersebut.

"Selain untuk meringankan beban para korban, bantuan yang kami salurkan secara langsung ini juga sebagai upaya untuk melihat secara langsung kondisi para korban," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sumenep Syahwan Efendi di Sumenep, Senin.

 

Di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep terdata sebanyak 154 unit bangunan milik warga berupa rumah dan dapur mengalami kerusakan akibat musibah angin kencang yang disertai hujan deras pada 1 Februari 2026.

Jenis kerusakan berupa rusak ringan, sedang dan parah. Kebanyakan pada bagian atap rumah warga.

Menurut Syahwan Efendi, pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir dan sigap dalam menangani setiap bencana yang terjadi di daerah.

"Seluruh perangkat daerah terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Permukimhub hingga pemerintah desa, telah diinstruksikan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kerusakan rumah," katanya.

Selain di Desa Karduluk, Pemkab Sumenep juga menyalurkan bantuan di Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto.

 

 

"Di sana ada enam rumah warga rusak, karena rumahnya tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang," katanya.

Sekda Syahwan Efendi mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Masyarakat hendaknya segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau keadaan darurat lainnya.



Pewarta: Abd Aziz
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026