Surabaya (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mencatat persentase angka harian lalu lintas masuk ke kota setempat mengalami peningkatan, pascaberlangsungnya momen Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, pada tanggal 21-22 April 2023.
"Berdasarkan data fluktuasi volume lalu lintas tersebut, dapat disimpulkan bahwa kendaraan masuk Kota Surabaya mengalami peningkatan sejumlah 1,9 persen dan keluar Kota Surabaya pada H+1 Lebaran mengalami penurunan sejumlah 4,17 persen," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman, Senin.
Kepolisian setempat mencatat pada tanggal 23 April, angka masuk ke Surabaya mencapai 102.746 kendaraan. Sedangkan, angka mobilisasi keluar Surabaya sebanyak 96.938 kendaraan.
Kemudian pada tanggal 22 April 2023, kepolisian mencatat angka kendaraan keluar lebih tinggi ketimbang kendaraan yang masuk ke Surabaya.
"100.824 kendaraan yang masuk ke Kota Surabaya. Angka mobilisasi keluar kota mencapai 101.162 kendaraan," ujarnya.
Sehari sebelumnya atau pada 21 April 2023 angka kendaraan masuk ke Surabaya mencapai 112.135. Sedangkan angka keluar sebesar 105.029 kendaraan.
"Tanggal 20 April masuk 115.277, keluar 107.105," ujarnya.
Sedangkan, pada tanggal 15 hingga 19 April 2023 atau saat dimulainya arus mudik Lebaran, angka masuk dan keluar Kota Surabaya masih terbilang fluktuatif.
Melalui data Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya diketahui, pada tanggal 15 April 2023 terdapat 89.844 kendaraan yang masuk ke Surabaya. Sedangkan, kendaraan menuju luar kota sebanyak 89.540.
Kemudian di tanggal 16 April 2023 tercatat jumlah angka masuk Surabaya sebesar 73.760. Kemudian angka keluar sebesar 73.768.
Selanjutnya di tanggal 17 April 2023, tercatat angka mobilisasi yang masuk ke Surabaya lebih kecil ketimbang angka keluar, yakni 82.277 berbanding 83.820 kendaraan.
"18 April 111.289 masuk, 109.265 keluar. 19 April 109.575 masuk, 113.276 keluar," ucap dia.(*)
