Surabaya - Hasil otopsi Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Samsoeri Mertojoso, Surabaya, menyimpulkan anggota Polsek Sukolilo, Bangkalan, Briptu Erik Setyowidodo mengalami dua luka tembak. "Luka tembak ada pada punggung kiri dan leher kanan, tapi petugas hanya menemukan satu proyektil," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana di Surabaya, Selasa. Ia mengemukakan hal itu ketika dikonfirmasi tentang hasil otopsi polisi yang diduga ditembak oleh rekannya sesama polisi di Desa Gunung Geger, Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, 1 Agustus. Menurut Rachmat Mulyana, petugas hanya menemukan satu proyektil, karena tembakan di leher kanan hanya berupa serpihan, sebab tembakan mengenai helm korban, sehingga proyektil tidak bersarang di tubuh korban. "Yang jelas, Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko langsung ke Bangkalan untuk memantau pra-rekonstruksi pembunuhan polisi yang juga diduga dilakukan rekannya sesama polisi di Bangkalan, Senin (1/8) malam," katanya. Dalam pengarahannya, Kapolda Jatim meminta anggota agar melaksanakan tugas sesuai SOP (standart operational procedur) dan selalu waspada dalam kondisi apapun. "Awalnya, korban menilang seorang pelajar bernama M Farid di akses Jembatan Suramadu, tapi saat itu juga korban dipanggil dua orang yang berpakaian seragam Polri dengan baret Provost dan seorang lagi berpakaian safari," katanya. Ia menjelaskan kedua anggota Polri berseragam Provost itu datang dengan mengendarai mobil Kijang kapsul berwarna biru tua. "Saat kedua anggota Provost itu datang bersama seorang yang berpakaian safari itu, saksi M Farid diminta untuk menunggu di Pos Lantas Petapan, namun hampir satu jam korban tidak kunjung datang," katanya. Setelah menunggu lama, saksi M Farid bersama rekan Briptu Erik Setyowidodo menuju tempat kejadian perkara (TKP) penilangan pada pukul 15.30 WIB. "Tapi, korban sudah tidak ada dan mobil Kijang kapsul biru tua juga tidak ada, tapi hanya tinggal sepeda motor Briptu Erik," katanya. Selang sejam kemudian atau sekitar pukul 16.30 WIB, katanya, ada informasi penemuan mayat di Desa Gunung Geger, Kecamatan Blega, Bangkalan. "Saat diidentifikasi, ternyata mayat adalah Briptu Erik Setyowidodo, lalu jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan otopsi. Otopsi dilakukan mulai pukul 01.00 WIB dan selesai pukul 04.00 WIB. Hasilnya, ada dua luka tembak yakni di punggung kiri dan leher kanan," katanya.
Berita Terkait
Polisi selidiki jaringan penadah pencurian kendaraan bermotor di Bangkalan
25 Juni 2025 05:15
Polisi Bangkalan bantah tudingan lindungi judi sabung ayam
25 Juni 2025 05:12
Polisi sebut cucu aniaya nenek hingga tewas karena pengaruh narkoba
24 Juni 2025 12:24
Polisi Bangkalan gagalkan pengiriman 774 karton rokok ilegal
8 Juni 2025 20:21
Polisi limpahkan 6.480 batang rokok ilegal ke Bea Cukai
6 Juni 2025 02:19
Pemkab dan Polisi di Bangkalan bersinergi sukseskan swasembada pangan
2 Maret 2025 02:23
Libur Imlek, Polisi Bangkalan gencarkan patroli gabungan
28 Januari 2025 20:20
Polisi Bangkalan tangkap dua pencuri motor milik polwan
23 April 2024 05:38
