Situbondo (ANTARA) - Pelabuhan Feri Jangkar Situbondo ditutup sementara untuk aktivitas penyeberangan Situbondo-Madura setelah mendapatkan peringatan cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo, pada Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XI Provinsi Jatim Eko Rochman membenarkan bahwa pelabuhan penyeberangan dari Situbondo ke beberapa kepulauan di Madura karena cuaca buruk.

"Penutupan sementara aktivitas penyeberangan berdasarkan pemberitahuan dari BMKG per hari ini cuaca buruk. Di kepulauan Madura masuk zona merah. Bahkan, ketinggian ombak dua meter sampai dengan lima meter," kata Eko, sapaannya, saat dihubungi di Situbondo.

Oleh karena itu, lanjut dia, penutupan sementara pelabuhan penyeberangan dari Situbondo ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep (Madura) untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, mengingat cuaca buruk di Selat Madura.

Eko menegaskan bahwa sesuai pemberitahuan BMKG mengenai cuaca buruk belum bisa dipastikan sampai kapan akan dibuka kembali pelabuhan penyeberangan dari Jangkar (Situbondo) menuju Pulau Raas, Sapudi, Kangean (Kabupaten Sumenep).

"Jadi, kami menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG kapan dibuka kembali. Informasi yang kami terima cuaca buruk kemungkinan dua hari. Kalau ketinggian ombak dua meter Insya Allah bisa dibuka kembali," ucapnya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Fiqih Arfani
COPYRIGHT © ANTARA 2026