Sidoarjo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur terus meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Sidoarjo Utara salah satunya dengan meresmikan UPT Puskesmas Tambakrejo, Kecamatan Waru.
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Senin mengatakan pembangunan UPT Puskesmas Tambakrejo itu dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan luas bangunan 610 meter persegi dan selesai pembangunannya akhir tahun 2021 lalu.
"Wilayah Kecamatan Waru dengan jumlah penduduk 179.195 jiwa hanya dilayani oleh 2 puskesmas induk, yaitu Puskesmas Waru dan Puskesmas Medaeng," katanya.
Ia mengatakan, Puskesmas Tambakrejo dilengkapi ruang IGD, ruang pemeriksaan umum dan ruang kesehatan ibu dan anak.
Wabup Subandi menyampaikan, dengan diresmikan UPT Puskesmas di desa Tambakrejo ini adalah ujung tombak pelayanan kesehatan untuk masyarakat waru dan sekitarnya.
"Dengan diresmikan Puskesmas Tambakrejo sebagai puskesmas perkotaan nonrawat inap pada hari ini, maka puskesmas Tambakrejo diharapkan dapat segera beroperasional untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di empat desa wilayah kerjanya," katanya.
Puskesmas Tambakrejo ini, lanjut dia, adalah puskesmas ketiga yang aktif di wilayah Waru. Dibangunnya puskesmas tersebut untuk pemerataan pelayanan kesehatan bagi warga Sidoarjo terutama yang berdomisili di Waru dan sekitarnya.
"Semoga bermanfaat bagi warga desa sekitar dan untuk saat ini UPT Puskesmas Tambakrejo hanya melayani pasien rawan jalan bukan untuk pasien rawat inap,” kata Subandi.
Menurut Kadinkes Sidoarjo dr. Syaf Satriawarman, Puskesmas Tambakrejo sudah siap memberikan pelayanan yang mencakup empat desa, dengan total jumlah penduduknya 46.836 jiwa.
"Di kecamatan Waru ini ada 3 puskesmas, dan Puskesmas Tambakrejo ini adalah puskesmas ke-3 di Wilayah Waru dan merupakan puskesmas ke-30 dari Seluruh Puskesmas yang ada," katanya.
Saat ini, lanjut Syaf, terdapat 30 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Sidoarjo. Dari jumlah itu, idealnya Sidoarjo memiliki 78 puskemas untuk mencover jumlah pendudukan Sidoarjo yang berjumlah kurang lebih 2 juta jiwa
“Sekarang ini ada 30 puskesmas yang sudah berdiri. Proses penambahan terus secara bertahap dilakukan karena tidak mungkin bisa langsung membangun 78 puskesmas. Sambil meningkatkan sumber daya manusianya,” katanya. (*)