Malang (ANTARA) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang membentuk Satuan Tugas Malang Raya Trauma Healing atau yang disebut Sama Ramah untuk memberikan pendampingan kepada warga yang terpapar virus corona.
Wali Kota Malang Sutiaji, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan bahwa Sama Ramah akan melakukan pendekatan secara humanis dan persuasif kepada warga terpapar COVID-19 yang membutuhkan pendampingan untuk menghilangkan trauma.
"Sama Ramah, ini pendekatan humanis, persuasif. Nanti dari psikolog akan memberikan pendampingan kepada saudara-saudara kita yang sedang cemas, yang terpapar COVID-19, bagaimana cara mengatasinya," katanya.
Satgas Malang Raya Trauma Healing tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto. Program tersebut melibatkan jajaran Polresta Malang Kota, Kodim 0833, Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekkes) Malang serta Pemerintah Kota Malang.
Sutiaji menjelaskan, selain Forkopimda Kota Malang, unsur lain yang terlibat dalam tim pemulihan trauma bagi warga yang terdampak COVID-19 tersebut, antara lain komunitas masyarakat, termasuk para psikolog.
Menurutnya, salah satu tugas utama satgas tersebut adalah memberikan pendampingan kepada pasien konfirmasi positif COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri.
Pendampingan tersebut meliputi pengecekan kondisi pasien, baik secara kesehatan fisik juga psikis. Hal tersebut dilakukan agar para pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri bisa bersemangat dalam proses penyembuhan.
"Bentuk pendampingannya sendiri nanti bisa secara virtual maupun datang langsung ke lokasi," katanya.
Selain memberikan pendampingan, satgas itu juga akan berupaya untuk membangun literasi masyarakat, terutama terkait dengan penerapan protokol kesehatan, agar mampu meminimalisasi risiko terpapar COVID-19.
"Kami ingin membangun literasi informasi yang baik, termasuk juga bagaimana pada saat ada saudara atau rekan yang terpapar COVID-19 serta apa yang harus dilakukan pasca-terpapar," katanya.
Selain itu, hal lain yang dilakukan satgas tersebut adalah mengajak masyarakat untuk bisa saling membantu sesama, terutama bagi orang-orang yang memiliki kemampuan lebih, guna mengurangi dampak COVID-19 bagi masyarakat yang kekurangan,
"Kami sedang melakukan komunikasi dengan beberapa pengusaha dan mereka-mereka yang berkecukupan untuk bisa membantu masyarakat terdampak COVID-19," ujarnya.
Tercatat, di Kota Malang, secara keseluruhan ada sebanyak 9.147 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 6.495 orang dilaporkan telah sembuh, 705 dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.
Forkopimda Kota Malang bentuk Satgas Trauma Healing COVID-19
Rabu, 21 Juli 2021 17:10 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) saat memberikan rompi kepada salah satu petugas Satuan Tugas Malang Raya Trauma Healing, atau yang disebut Sama Ramah, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (21/7/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Malang)
