Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Wisatawan dan masyarakat Kota Malang memadati kawasan wisata Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur untuk merayakan malam pergantian tahun.
Pantauan ANTARA di lokasi Rabu (31/12) malam, masyarakat sudah mulai memadati kawasan Kayutangan sejak pukul 18.10 WIB. Lantaran kondisi cuaca diguyur hujan sehingga pengunjung banyak yang melakukan aktivitas di kafe maupun mini market.
Hujan mengguyur Kota Malang reda sekitar pukul 19.00 WIB, hal itu sontak dimanfaatkan wisatawan untuk beranjak keluar dan berjalan menyusuri area koridor Kayutagan Heritage.
Beberapa pedagang kali lima yang menjual makan juga nampak diserbu oleh wisatawan.
Terlihat sisi kanan dan kiri Jalan Basuki Rahmat dipadati kendaraan roda empat milik pengunjung, sedangkan bagi wisatawan yang menggunakan sepeda motor mayoritas memanfaatkan fasilitas gedung parkir vertikal milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Kondisi serupa juga terlihat di kawasan perkampungan Kayutangan yang tak lepas disasar wisatawan saat menjelang Tahun Baru 2026.
Salah seorang pengunjung Kayutangan Heritage bernama Kurniawan (33) asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengatakan, setiap menjelang tahun baru memang selalu menjadikan Kayutangan sebagai destinasi wisata.
Menurut dia, di tempat ini memiliki akses yang mudah dijangkau dari Kabupaten Malang dan ditambah menyuguhkan beragam opsi untuk berwisata kuliner.
"Setiap tahun ke sini, soalnya ramai terus banyak kafe sama orang jual makanan maupun minuman jadi gampang kalau lapar atau haus tinggal beli," ujarnya.
Sekitar pukul 21.16 WIB kendaraan, baik itu mobil maupun sepeda motor dengan plat nomor dari Surabaya, Kediri, Sidoarjo, hingga Jakarta silih berganti melintas dan parkir.
Alhasil kawasan wisatawan di Kayutangan pun jadi bertambah ramai. Kondisi Jalan Basuki Rahmat mulai padat.
Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk berjaga di beberapa titik. Sedangkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengatur arus lalu lintas.
Kondisi keramaian menjelang tahun baru juga terjadi di Jalan Ijen. Di kawasan ini terdapat gelaran pasar malam dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berburu kudapan sambil menikmati suasana menyambut Tahun Baru 2026.
Kemacetan terjadi di Jalan Kahuripan ke arah Balai Kota Malang atau kawasan Alun-Alun Tugu terjadi penumpukan arus kendaraan bermotor yang bergerak dari Kayutangan menuju ke arah Stasiun Malang.
Sedangkan di ruas jalan protokol lainnya, seperti Jalan Semeru, Jalan Bromo, hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto tak terjadi kemacetan.
Secara keseluruhan kepadatan arus lalu lintas berlangsung di beberapa titik. Lalu, untuk aktivitas wisatawan terpusat di kawasan Kayutangan Heritage.
