KPK sosialisasikan nilai-nilai antikorupsi kepada pelajar di Lumajang

id sosialisasi antikorupsi pelajar lumajang,dongeng antikorupsi di lumajang,kpk di lumajang,nilai-nilai antikorupsi,sosiali

KPK sosialisasikan nilai-nilai antikorupsi kepada pelajar di Lumajang

Kegiatan KPK memberikan sosialisasi antikorupsi kepada pelajar SD melalui dongeng di Kabupaten Lumajang (Zumrotun Solichah)

Kejujuran dan pendidikan antikorupsi memang harus ditanamkan pada anak-anak sejak dini
Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada pelajar mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat dalam kegiatan roadshow bus KPK "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada 3-4 September 2019.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi, Epi Handayani, Rabu mengatakan pihaknya memberikan pendidikan antikorupsi kepada anak-anak sebagai upaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada pelajar sejak dini.

"Kejujuran dan pendidikan antikorupsi memang harus ditanamkan pada anak-anak sejak dini baik melalui dongeng kepada anak-anak TK dan SD, kemudian untuk tingkatan SMP dan SMA bisa melalui permainan antikorupsi, sehingga mudah dipahami oleh mereka," katanya di Lumajang.

Menurutnya sosialisasi antikorupsi tersebut untuk membangun karakter anak-anak tentang nilai-nilai antikorupsi karena selama ini mata pelajaran yang ada tidak fokus pada pembangunan karakter.

"Ada sembilan nilai antikorupsi yang merupakan turunan dari nilai integritas yang bisa diajarkan sejak dini kepada anak-anak," katanya.

Ia menjelaskan sembilan nilai antikorupsi tersebut yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil.

"Dalam kegiatan roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, KPK turun langsung untuk mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi dan hasilnya mungkin tidak dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang," ujarnya.

Epi mengatakan kegiatan itu menunjukkan dukungan dan komitmen KPK terhadap pendidikan antikorupsi sejak dini melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.

"Kami berharap kegiatan itu berkontribusi positif dalam upaya menyemai benih integritas untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Hal yang unik dan menarik dalam sosialisasi antikorupsi yang dilakukan KPK di Pendopo Arya Wiraraja tersebut yakni melalui dongeng yang disampaikan oleh Kakak Cindy dengan membawa dua boneka yang memiliki pesan untuk selalu jujur dalam berperilaku.

"Memberi nasehat perilaku antikorupsi kepada anak-anak harus memiliki cara tertentu seperti mendongeng karena semua anak tentu suka dongeng, agar nasehat itu mudah dipahami dan dimengerti," kata Kakak Cindy. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar