Menikmati gurihnya Soto Lapindo

id soto lapindo,soto ayam lapindo,kuliner soto,soto lapindo sidoarjo

Menikmati gurihnya Soto Lapindo

Tampilan Soto Ayam Lapindo. (FOTO Jenik Mauliddina)

Sidoarjo (ANTARA) - Kuliner soto dapat dijumpai di hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun, jika Anda sedang berkunjung ke Wisata Lumpur Sidoarjo, tidak ada salahnya mencoba salah satu kuliner yang khas dan unik, yakni Soto Lapindo.

Tempat makan soto ayam ini terletak 500 meter dari tanggul penahan kolam lumpur bagian selatan. Soto Ayam Lapindo ini terletak sebelah utara Jembatan Porong bekas Tol Surabaya-Porong jalur alternatif menuju Bangil.

Tempatnya memang sedikit sulit ditemukan. Tepat berada di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, atau Anda dapat mencarinya melalui Google Maps dengan kata kunci "Soto Lapindo Sidoarjo"

Depot yang dikelola Cak Latif ini telah ada sejak 7 tahun silam. Meski berada di bangunan semipermanen yang sanggup menampung sekitar 30 orang, tempat makan ini tidak pernah sepi pembeli.

Jika dilihat sekilas, tidak ada yang berbeda dengan tampilan soto di tempat ini. Seperti soto pada umumnya, isian soto terdapat nasi putih, ditambah kol, irisan ayam, bihun, ditambah irisan telur di atasnya. Taburan koya dan daun seledri melengkapi makanan kuah ini.

Perbedaan Soto Lapindo dengan yang lain terletak pada kuahnya. Warna kuah Soto Lapindo lebih pekat, lebih Gurih dan kaya rasa. Kunci gurih pada rasa kuah soto terletak pada pemakaian kaldu daging ikan bandeng.

Menurut Cak Latif (52), pemakaian daging ikan bandeng telah umum digunakan, namun yang membedakan adalah cara pengolahan dan takarannya.

"Sebenarnya resepnya sama saja seperti yang lain. Mungkin yang membedakan cuma cara pengolahan dan takarannya. Biar nggak amis ada caranya sendiri," katanya.

Warung Soto Ayam Lapindo di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. (FOTO Jenik Mauliddina)

Tenang, tidak ada rasa amis sama sekali di kuah soto ini. Perpaduan pas bumbu dari rempah-rempah ditambah rasa gurih kuah soto perpaduan rasa ayam dan daging bandeng goreng menciptakan kenikmatan yang nendang di lidah.

Seporsi Soto Ayam Lapindo dibanderol hanya Rp10.000 dengan porsi yang lumayan banyak. Dalam sehari, menurut pemiliknya, tempat makannya bisa menjual hingga 300 porsi dengan jam buka dari pukul 06.00 s.d. 11.00 WIB. Jika sangat ramai pelanggan, soto ini bisa habis lebih cepat.

Ny Asia (37), seorang pembeli asal Porong yang datang bersama anak dan suaminya, mengaku menjadi pelanggan tetap Soto Lapindo.

"Anak saya dan suami sangat suka ke sini. Rasanya enak dan murah juga, jadinya sering datang rame-rame sarapan di sini. Tapi, kadang-kadang juga dibungkus dibawa pulang," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar