Ribuan pendaki ikuti upacara HUT RI di Gunung Semeru

id upacara bendera di semeru,gunung semeru,upacara agustusan di semeru,tnbts

Ribuan pendaki ikuti upacara HUT RI di Gunung Semeru

Upacara bendera yang digelar di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang merupakan lereng Gunung Semeru pada Sabtu (17/8) (Foto TNBTS)

Seluruh pendaki dilarang mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Semeru (Mahameru) karena pendakian dibatasi hingga Pos Kalimati
Lumajang (ANTARA) - Ribuan pendaki dari berbagai daerah menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di tiga titik jalur pendakian Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu.

Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tercatat jumlah pendaki yang melakukan upacara di tiga titik jalur pendakian sekitar 1.875 orang.

"Alhamdulillah upacara bendera di tiga titik pendakian Semeru, yakni Ranupani, Ranu Kumbolo, dan Kalimati berjalan lancar," kata Kepala Resort Ranupani Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Susion di Lumajang.

Dia mengatakan petugas dibantu sukarelawan dan berbagai pihak melakukan penjagaan di sepanjang jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, karena peningkatan jumlah wisatawan yang melakukan pendakian bertepatan dengan HUT RI pada 17 Agustus 2019.

"Totalnya puluhan petugas yang bersiaga terdiri dari TNBTS, sukarelawan dari 'saver', gimbal alas, ITN Malang dan warga Desa Ranupani yang menjadi porter dalam menjaga jalur pendakian Gunung Semeru selama peringatan Hari Kemerdekaan RI," katanya.

Ia mengatakan tingginya antusias pendaki untuk menggelar upacara peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut terjadi hampir setiap tahun, sehingga kuota pendaki untuk mengibarkan bendera Merah Putih di jalur pendakian Semeru selalu penuh.

"Seluruh pendaki dilarang mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Semeru (Mahameru) karena pendakian dibatasi hingga Pos Kalimati saja sesuai dengan rekomendasi PVMBG," tuturnya.

Gunung Semeru masih berada pada level II atau status Waspada sehingga PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pendaki tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dengan wilayah sejauh empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif Gunung Semeru.

Instruktur upacara peringatan itu di Desa Ranupani oleh Kepala Bidang PTN Wilayah II G. Marawayan dengan pemimpin upacara anggota Polsek Senduro dan peserta upacara pihak TNBTS (Kepala Seksi PTN Wil III dan IV, Kepala Resor  PTN Ranupani dan staf Bidang PTN Wilayah II.

Selain itu, Koramil Senduro, Polsek Senduro, Dukun Tengger Ranupani, perangkat desa, Linmas, BPBD, komunitas pecinta alam, para pendaki Semeru, LSM, siswa SMP dan SD N 1 Atap Ranupani serta masyarakat Desa Ranupani.

Setelah kegiatan upacara dilanjutkan dengan doa oleh Dukun Tengger Ranupani dan lomba panjat pinang di masyarakat desa setempat.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar