program Marketing and Impact Campaign Workshop bekerja sama dengan United States of America Consulat Surabaya dan American Film Showcase itu untuk mengedukasi filmmaker di Kota Malang tentang seluk beluk marketing film.Malang (Antaranews Jatim) - Unit Kegiatan Mahasiswa Klub Sinematografi (Kine Club) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggandeng Konjen Amerika Serikat (AS) Program berupa America Film Showcase di Surabaya untuk belajar mempromosikan film, sebagai bagian dari Malang Film Festival (Mafi Fest) 2018 selama dua hari, sejak Senin (26/2).
Pada hari pertama dilakukan interaktif di Mini Theater Laboratorium Ilmu Komunikasi UMM dan hari kedua (Selasa, 27/2) digelar di American Corner UMM dengan menghadirkan Ashley Hasz, film marketer Amazon Studios Amerika.
Programmer Nonkompetisi MAFI Fest 2018, Sestria Herdianti di Malang, Jawa Timur, mengemukakan program itu untuk mengedukasi filmmaker di Kota Malang tentang seluk beluk marketing film.
"Kami ingin para filmmaker terutama di Kota Malang menyadari mendistribusikan film tidak hanya dilakukan melalui festival film semata. Ada banyak jalan lain untuk mendistribusikan film," ujar mahasiswi Ilmu Komunikasi UMM angkatan 2015 ini.
Pada hari pertama peserta diputarkan empat film dari filmmaker Kota Malang, yakni Film Tilaran (Produksi Bersama Kine Klub UMM ke14), Film Mokel (AV Ilmu Komunikasi UMM 2014), Film Anderpati serta Film Umbul Gemulo.
Setelah memutar film-flm itu, Ashley selaku pemateri lokakarya membantu para filmmaker dari keempat film tersebut untuk filmmaker bisa menjual filmnya.
Pada hari kedua, Ashley memutarkan film Sriracha, film dari Amerika yang pernah ia garap marketingnya. Setelah memutarkan film yang bercerita tentang saus sambal tersebut, Ashley mulai membahas apa saja strategi marketing yang dilakukan pada filmnya. Selain ini dihadiri oleh mahasiswa UMM, acara ini juga menarik perhatian komunitas film di Malang, seperti Societo UB, ACE UM, Cinedex dan lain sebagainya.
Sementara itu, Ketua Panitia acara, Vikri Hidayat mengatakan kegiatan ini merupakan serangkaian acara Mafi Fest 2018 yang digelar Kine Club UMM. Panitia, sejak Januari lalu melakukan roadshow film ke beberapa kota, termasuk Malang. "Sekarang kami menggandeng Konjen Amerika program America Film Showcase untuk menayangkan film dari Amerika. Kita coba ajak mahasiswa dan film makers di Malang belajar caranya promosi film, lalu mengenal strategi pemilihan konten film bagus seperti apa," ujarnya.
America Film Showcase merupakan bagian dari program Konjen AS, dimana pekerja seni dan film dari Amerika datang ke Indonesia untuk share informasi seputar distribusi film dan dampak film bagi budaya dan masyarakat sekitar.
Public Affair Officer Konjen AS, Christine Getzler Vaughan mengatakan film bukan hanya sekedar bahan hiburan, tapi banyak makna dan pesan moral di dalamnya. Lewat film, Konjen ingin memberikan banyak pengetahuan soal budaya Amerika, kehidupan sosial negeri itu, soal entrepreneurship, keimigrasian dan sebagainya.
"Hari ini kita menonton film soal merek sambal yang terkenal di Amerika, tapi pendirinya adalah imigran dari Vietnam," katanya.
Sebelumnya, MAFI Fest 2018 Kine Klub UMM menggelar program pra MAFI Fest 2018 yang bertajuk Malang Sinau Dokumenter pada 7 - 15 Februari. Dan, hari ini (Selasa, 27/2) menggelar program pra MAFI Fest 2018 terakhir, yakni Film Marketing and Impact Campaign Workshop bekerja sama dengan United States of America Consulat Surabaya dan American Film Showcase.(*)
Pewarta: Endang SukarelawatiEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026