Tulungagung (Antara Jatim) - Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Lestari di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, masuk nominator unggulan lomba percontohan LMDH tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan tahun 2015.
"LMDH Sumber Lestari menjadi satu dari enam nominator di wilayah Perhutani Divre Jatim yang akan dipilih untuk mengikuti lomba LMDH Wana Lestari yang digelar Kementerian Kehutanan tahun ini," kata Kasubsi Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Perhutani KPH Kediri, Arif Budianto di Tulungagung, Selasa.
Ia mengungkapkan, LMDH Sumber Lestari menjadi binaan potensial untuk mewakili 1.000 lebih LMDH yang tersebar di wilayah Perhutani Divre Jatim.
Kelebihan LMDH ini menurutnya banyak dipengaruhi oleh beragamnya aktivitas produktif serta aksi lingkungan masyarakat desa hutan di Desa Samar dalam menjaga dan melestarikan 22 sumber mata air yang menyuplai pasokan Waduk Wonorejo, Tulungagung.
"Akan ada tiga LMDH dari enam nominator yang sudah lolos penjaringan tim penilai dari Perhutani Divre Jatim," ujarnya.
Salah satu yang potensial lolos dari enam nominator itu, kata Arif, adalah LMDH Sumber Lestari.
Lembaga binaan perhutani di tingkat desa ini dinilai kreatif karena memiliki beragam aktivitas produktif yang mereka lakukan, mulai dari pengelolaan hutan, pelaksanaan program KBR (kebun bibit rakyat), peternakan sapi perah, lebah madu hingga pelestarian sumber mata air.
Tidak hanya berhasil membuat lingkungan desanya menjadi subur dan lestari, sejumlah penggiat LMDH dinilai berperan dalam aksi penyelamatan lingkungan, khususnya dalam menjaga 22 sumber mata air yang dulunya sempat redup atau bahkan mati.
"Semua kami lakukan dengan mulai menghentikan aktivitas perambahan hutan untuk kegiatan peladangan. Sebagai gantinya, aktivitasnya kami alihkan untuk menanam tanaman produksi, terutama di sekitar sumber-sumber mata air," tutur Ketua LMDH Sumber Lestari, Sungkono.
Hasilnya, lanjut dia, dalam kurun lima tahun terakhir sumber air di 22 titik mata air berangsur normal.
Masyarakat Desa Samar yang dulunya kesulitan memperoleh air bersih bahkan sekarang bisa mendapat saluran air bersih dari rumah ke rumah, melalui jaringan pipa / slang yang mereka buat dari sumber-sumber mata air terdekat.
"Buah dari kepedulian lingkungan ini telah menghantarkan LMDH Sumber Lestari secara kelembagaan maupun tokoh penggiatnya untuk mendapat penghargaan, baik dari kantor lingkungan hidup tingkat kabupaten, provinsi, maupun lembaga pendidikan tinggi seperti UGM, kelompok pecinta lingkungan WWF ataupun lainnya," terang Arif.
Keunggulan lain dari lembaga masyarakat desa hutan di Desa Samar adalah keaktifan kelompok ini dalam mengunggah setiap kegiatan, prestasi maupun segala bentuk aktivitas produksi di lingkup LMDH Sumber Lestari melalui berbagai media sosial, seperti facebook, twitter, instagram hingga path. (*)
