Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengincar podium Indonesia Masters 2026.
Adnan/Indah yang tahun ini baru mengikuti turnamen kalender BWF menargetkan untuk bisa mengunci podium di turnamen BWF super 500 yang dilangsungkan di Istora, Senayan, Jakarta ini.
“Target pastinya podium, tapi kami jalani maksimal step by step,” ujar Adnan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Adnan/Indah mengunci tiket ke babak kedua setelah mengatasi perlawanan ketat wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevin Jemie melalui rubber game 18-21, 21-18 dan 22-20.
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
“Yang paling banyak harus dikurangi itu mati-mati sendiri. Selain itu, kami harus lebih fokus lagi di setiap poin, karena di level ini sedikit lengah saja bisa langsung berpengaruh,” ujar Adnan terkait evaluasi pertandingan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Indah mengatakan bahwa suasana Istora memberikan pengalaman emosional yang kuat bagi dirinya. Antusiasme penonton yang memenuhi tribun menjadi faktor nonteknis yang sangat berpengaruh.
“Rasanya seperti dulu, saat Istora benar-benar penuh dan adrenalinnya langsung naik. Dukungan itu terasa sampai ke lapangan dan bikin kami lebih terpacu,” ujar Indah.
