Surabaya (Antara Jatim) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan dua skenario pemilihan kepala daerah yakni secara langsung dan tak langsung terkait dengan rencana pemilihan kepala daerah di Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jawa Timur yang akan menyelenggarakan 18 Pilkada menyiapkan dua skenario mensikapi Undang Undang Pilkada yang telah disahkan DPR RI. "Meskipun masih memunculkan polemik, kami memminta KPU di seluruh Jawa Timur supaya menyiapkan dua skenario yang diharapkan bisa mengatasi polemik tersebut," kata Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat. Ia mengatakan, dua skenario yang disiapkan adalah skenario Pilkada langsung dan Pilkada tak langsung. Dengan persiapan dua senario itu diharapkan bila terjadi perubahan KPU sudah mempersiapkan diri. Untuk Pilkada langsung, kata dia, perispan KPU mungkin jauh lebih lama termasuk dana, namun untuk Pilkada tak langsung sangat mudah karena hanya dipilih oleh anggota dewan. Namun, kata dia, kedua keduanya tetap membutuhkan persiapan dan sambil menunggu petunjuk pelaksanaan apakah nanti memang Pilkada langsung atau Pilkada tak langsung. "Sekarangkan ada perpu dari Preisden maka sambil menunggu kepastian itulah KPU mempersiapkan skenario skenario, apakah langsung atau tidak langsung," katanya. (*)
Berita Terkait
Khofifah berpesan, juara D'Academy 7 seimbangkan karier dan pendidikan
1 Januari 2026 16:15
Gubernur Khofifah: Malam tahun baru 2026 di Jatim kondusif
1 Januari 2026 09:30
Kejati Jatim akan buka 13 rekening PT DABN
31 Desember 2025 19:19
Khofifah dan Habib Syech doakan keselamatan Jatim dan Indonesia
31 Desember 2025 10:12
Peran DPRD Jatim tidak sepenuhnya diakomodasi pada perubahan Perda BUMD
31 Desember 2025 08:08
Khofifah catat pendapatan daerah Jatim 2025 lampaui target
30 Desember 2025 19:57
PT Metatu Nusantara Jaya terima penghargaan Lingkungan DLH Jatim 2025
30 Desember 2025 18:40
