Situbondo (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur menunda kembali keberangkatan kapal motor penyeberangan rute Jangkar (Situbondo)-Sumenep (Madura), karena cuaca buruk.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid di Situbondo, Sabtu, mengatakan penundaan keberangkatan kapal feri dari Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, sejak Jumat (6/2) kemarin.

"Penundaan pelayaran dilakukan menyusul surat peringatan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)Kelas IV Panarukan, karena gelombang tinggi dan angin kencang di Perairan Laut Madura," ujar dia.

Abdul Hamid menyampaikan, sampai dengan hari ini dua kapal motor penyeberangan tertahan dan bersandar di Pelabuhan Jangkar, yakni KMP Wicitra Dharma 1 dan KMP Munggiyango Hulalo.

Sementara kapal rute Pelabuhan Jangkar (Situbondo)-Lembar (Lombok Barat/ Nusa Tenggara Barat/NTB) diizinkan berlayar karena cuaca di perairan laut Bali Utara masih bisa dilalui kapal motor penyeberangan.

"Kami masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai cuaca dari BMKG, dan jika besok cuaca membaik tentu aktivitas pelayaran kembali normal seperti biasanya," kata Abdul Hamid.

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan telah mengambil langkah antisipasi dengan mengedukasi para calon penumpang serta pengelola gerai tiket di area pelabuhan.

"Kami mengimbau gerai tiket untuk aktif menyosialisasikan penundaan ini dengan jelas, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun penumpang di area pelabuhan," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026