Surabaya (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak Gerakan Pramuka Jatim memperkuat pembentukan karakter generasi muda agar tetap tangguh dan relevan menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Kalau tidak punya karakter yang kuat, generasi muda bisa tergilas zaman. In syaa Allah yang menjadi benteng moral dan berdiri di garis terdepan adalah insan-insan Pramuka,” kata Emil saat pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Jawa Timur yang dihadiri Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) di Surabaya, Rabu.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pengurus yang dilantik dan menilai semangat Pramuka selalu muda meski sebagian merupakan wajah lama dalam kepengurusan.
Menurut dia, nilai-nilai keteguhan prinsip yang dikenalnya sejak mengenakan seragam Pramuka di bangku sekolah dasar masih terjaga hingga kini, seiring pengembangan dan modernisasi gerakan agar tetap relevan.
Emil juga menyebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap Pramuka dan kerap menjadikan gerakan tersebut sebagai bagian dari inisiatif strategis pembangunan karakter.
Ia mencontohkan sejumlah capaian periode sebelumnya, antara lain penyaluran bantuan bagi korban bencana di Sumatera senilai lebih dari Rp1 miliar serta program pemugaran rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
“Banyak capaian yang terwujud karena dukungan insan Pramuka se-Jawa Timur, baik pengurus maupun adik-adik semua,” ujarnya.
Emil menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap mendukung dan tegak lurus terhadap program, prioritas, dan strategi Kwarnas dalam pengabdian sesuai Trisatya dan Dasa Darma Pramuka.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhai ikhtiar kita semua di Gerakan Pramuka yang mulia ini,” katanya.
