Jasa mesin pemanen padi di Tulungagung

  • Rabu, 11 Februari 2026 14:03

Pekerja menurunkan karung berisi gabah dari mesin pemanen padi (harvester) di sawah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Penggunaan jasa sewa harvester dengan tarif sekitar Rp300 ribu per 100 ru dipilih petani karena proses panen lebih cepat dan hasil panen relatif optimal di tengah keterbatasan tenaga kerja saat musim panen. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Operator mengoperasikan mesin pemanen padi (harvester) saat panen di sawah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Penggunaan jasa sewa harvester dengan tarif sekitar Rp300 ribu per 100 ru dipilih petani karena proses panen lebih cepat dan hasil panen relatif optimal di tengah keterbatasan tenaga kerja saat musim panen. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Pekerja menurunkan karung berisi gabah dari mesin pemanen padi (harvester) di sawah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Penggunaan jasa sewa harvester dengan tarif sekitar Rp300 ribu per 100 ru dipilih petani karena proses panen lebih cepat dan hasil panen relatif optimal di tengah keterbatasan tenaga kerja saat musim panen. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Operator mengoperasikan mesin pemanen padi (harvester) saat panen di sawah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Penggunaan jasa sewa harvester dengan tarif sekitar Rp300 ribu per 100 ru dipilih petani karena proses panen lebih cepat dan hasil panen relatif optimal di tengah keterbatasan tenaga kerja saat musim panen. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Berita Terkait