Oleh Indriani Jakarta (Antara) - Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggrebek Balai Latihan Kerja (BLK) ilegal yang terdapat di Jalan Poncol, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu. "Izin perusahaan yang memiliki BLK ini sudah dicabut izinnya. Inisialnya adalah PT KSP," ujar Kepala BNP2TKI Gatot Abdullah Mansyur, saat melakukan sidak di BLK itu. Kondisi BLK itu tidak layak, karena menampung 303 calon TKI. Padahal seharusnya, BLK hanya boleh menampung 60 calon TKI. Para calon TKI yang sebagian besar Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa tidur di selasar. Sebagian besar para TKI tidak memiliki identitas yang lengkap, dan ada juga masih dibawah umur. Para TKI yang ditampung di BLK itu berasal 10 perusahaan jasa TKI."Ada terindikasi perdagangan manusia," tukasnya. BNP2TKI berencana akan melakukan penyelidikan lebih dalam mengenai perizinan dan regulasi yang berlaku. Gatot mengatakan BNP2TKI akan membantu para TKI yang tidak memiliki dokumen lengkap. Kemudian diuji kompetensi, baru diberangkatkan ke negara tujuan.(*)
Berita Terkait
Bupati Malang: Sekolah Rakyat di BLK Singosari sesuai standar Kemensos
30 September 2025 15:46
BLK Situbondo dan perusahaan lokal kolaborasi buka lowongan kerja
13 Agustus 2025 20:49
Menaker: Revitalisasi BLK fokus ke transformasi kurikulum dan metode
23 Juli 2025 10:33
Menteri Ida Fauziyah: BLK Komunitas solusi bagi lulusan pesantren dapat bersaing
23 September 2023 18:34
Kanwil Kemenkumham Jatim gandeng BLK optimalkan pembinaan narapidana
21 September 2023 23:05
Bangun 3.757 BLK Komunitas, Kemenaker dorong BLK jadi mandiri lewat pelatihan
14 Agustus 2023 10:48
Jatim target 80 persen peserta BLK terserap lapangan kerja
14 Maret 2023 18:25
