Tulungagung (Antara Jatim) - Kepolisian Tulungagung menggerebek belasan pasangan mesum di sejumlah hotel melati saat menggelar razia antiterorisme, Kamis. " Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Tulungagung untuk dilakukan pendataan sekaligus pembinaan. Tidak ada yang ditahan, tidak ada yang melanggar hukum. Tapi mereka tetap kami identifikasi karena melanggar norma kesusilaan di masyarakat," kata Kapolsek Kota Tulungagung, Kompol Suyono. Ia menjelaskan, razia yang digelar pada siang hari di sejumlah hotel melati itu awalnya bertujuan melakukan patroli untuk mengantisipasi terorisme. Namun razia berkembang lantaran ditemukan banyak pasangan yang tidak membawa kelengkapan dokumentasi/surat nikah. Dari 23 orang yang dibawa ke Mapolsek Tulungagung, satu orang diketahui membawa ratusan botol berisi minyak gosok yang tidak dilengkapi izin produksi maupun izin edar. Polisi saat ini tengah menyelidiki temuan tersebut untuk mengetahui ada/tidaknya keterkaitan dengan jaringan peredaran jamu ilegal yang marak di wilayah eks-Karesidenan Mataraman, termasuk Tulungagung. Suyono menambahkan, bahwa razia ini akan dilakukan rutin, selanjutnya giliran rumah kos yang akan dirazia. Karena saat ini teroris memanfaatkan persewaan rumah yang murah. Dengan adanya kejadian itu akhirnya pihaknya akan melakukan razia sejak dini melakukan penyisiran. Seluruh pasangan yang terjaring nantinya akan diperbolehkan pulang, setelah diberikan imbauan dan surat pernyataan agar tidak mengulanginya lagi. "Kami akan lakukan razia secara rutin, dan akan mengarah ke rumah indekos dan kontrakan juga," ujarnya. (*)
Berita Terkait
Tulungagung Perketat Pengawasan Rumah Kos Antisipasi Teroris
30 Januari 2016 16:28
Polisi Tulungagung Razia rumah Kos Antisipasi Terorisme
15 Januari 2016 16:51
Polisi Razia Penginapan di Blitar Cegah Terorisme
10 September 2012 18:50
Antisipasi Terorisme, Polisi Trenggalek Razia Serentak
4 Oktober 2011 00:22
