Oleh Bambang Dwi Marwoto Solo (Antara) - Jajaran Kepolisian Resor Kota Surakarta, Jawa Tengah telah memeriksa sebanyak 31 saksi untuk mengembangkan penyelidikan menyusul konflik yang terjadi di Keraton Surakarta. Kepala Polresta Surakarta Kombes Polisi Asdjima`in melalui Kasat Reskrim Kompol Rudi Hartono, di Solo, Jumat, mengatakan, jumlah saksi yang diperiksa bertambah dari 26 orang menjadi 31 orang, guna pengembangan penyelidikan oleh tim penyidik. Menurut Kasat Reskrim Kompol Rudi Hartono, pihaknya dalam pemeriksaan para saksi dilakukan secara pelan dan tenang. Pertama hanya enam saksi kemudian bertambah menjadi 26 orang dan kini sudah 31 orang. Saksi saksi tersebut yang mengetahui tentang peristiwa konflik Keraton Kasunanan Surakarta, yang menyebabkan salah satu pintu, Sasana Putro rusak akibat ditabrak sebuah mobil Toyota Hardtop warna putih dengan nomor polisi AD 8430 DG. Sejumlah saksi yang sudah diperiksa oleh polisi, antara lain beberapa kerabat keraton yang mengetahui peristiwa tersebut termasuk Sinuhun Paku Buwono XIII Hangabei dan GKR Wandansari (Gusti Moeng). (*)
Berita Terkait
Polresta Malang imbau masyarakat waspada terhadap travel tak berizin
31 Januari 2026 17:15
Polresta Malang kerahkan 4.000 personel untuk Mujahadah Kubro 1 Abad NU
30 Januari 2026 19:48
Polisi selidiki dugaan anak curi sepeda motor di Kota Malang
30 Januari 2026 19:00
Polresta Malang sita 15,8 kilogram ganja pada Januari 2026
30 Januari 2026 18:09
Polresta Malang perkuat sinergi lintas sektor jaga kamtibmas
21 Januari 2026 19:28
Polresta Malang kerahkan 100 personel antisipasi macet saat Isra Miraj
16 Januari 2026 14:47
Akses jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta tergenang air
12 Januari 2026 12:23
Polda Jatim gelar panen raya dukung swasembada pangan nasional di Sidoarjo
8 Januari 2026 20:25
