Trenggalek (Antara Jatim) - Pembangunan Masjid Agung Baiturrohman, Trenggalek, Jawa Timur, sedikit tersendat karena suntikan dana hibah sebesar Rp1,5 miliar dari pemerintah daerah setempat hingga akhir triwulan pertama tahun 2013 tidak kunjung cair. "Sebetulnya kalau bangunan masjidnya saja saat ini sudah selesai, hanya saja untuk fasilitas pendukung masih belum tuntas," kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Baiturrohman, Mohammad Dasi, Selasa. Ia menjelaskan, beberapa fasilitas pendukung masjid terbesar di Trenggalek tersebut antara lain, aula, tempat wudhu, serta pengerasan halaman masjid. Meskipun demikian, Dasi menegaskan pihaknya cukup optimistis seluruh tahapan pembangunan akan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, untuk menyelesaikan beberapa bangunan tambahan itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan memberikan suntikan dana hibah dari APBD sebesar Rp1,5 miliar. "Insaya Allah dana itu akan cukup untuk menyelesaikan seluruh tahap pembangunan, namun masalahnya sampai saat ini dana hibah tersebut belum turun, jadi kami masih menunggu," ujarnya. Dasi mengaku, meskipun dana hibah belum ada kejelasan, pihaknya tetap terus berusaha menyelesaikan tahapan pembangunan masjid dengan menggunakan dana amal jariyah (sumbangan) dari masyarakat serta pinjaman. Sementara itu dari patauan di lapangan, saat ini para pekerja sedang melakukan pembongkaran bangunan masjid lama yang ada di depan masjid baru, sebuah ekskavator juga diturunkan untuk meratakan sisa-sisa tembok lama. "Rencananya lokasi masjid lama itu akan mejadi halaman dan lahan parkir, sehingga lebih luas dan jamaah tidak perlu memarkir kendaraannya diluar area masjid," imbuhnya. Kata dia, halaman masjid agung tersebut rencananya akan dilakukan pengerasan dengan batuan marmer, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi membeludaknya jamaah pada perayaan hari besar. "Saat ini masih kami konsultasikan dulu dengan konsultan dan pak bupati, bagaimana baiknya, selain itu kami juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan," kata M Dasi. Dasi menjelaskan, bertambahnya luas halaman dan lahan parkir tersebut akan mampu menampung seluruh jamaah pada saat sholat Idul Fitri dan Idul Adha. "Kalau semuanya sudah selesai, seluruh jaamaah akan tertampung meskipun berjumlah ribuan, karena di bangunan masjid baru tersebut juga terdapat lantai dua yang bisa dimanfaatkan untuk sholat jamaah," katanya. (*)
Berita Terkait
KSP ungkap 59 desa di Bangkalan kekurangan dana penyaluran BLT
15 Desember 2021 20:59
KPU Sumenep kekurangan dana Rp12 miliar untuk pilkada 2020
18 November 2019 23:39
Dana Ryan: Gaya Hidup Akibatkan Kaum Milenia Banyak Kekurangan Nutrisi
16 April 2017 21:03
Kanpora Jember Kekurangan Dana Untuk Popda Jatim
25 Oktober 2016 22:01
DPRD Madiun Setujui Rp1 Miliar untuk Bencana
25 Februari 2015 20:36
Kekurangan Dana Tembakau Bojonegoro cair
3 Oktober 2011 07:32
BPBD Trenggalek Kekurangan Dana Antisipasi Kekeringan
9 September 2011 20:44
Tanaman Tembakau di Kabupaten Madiun Kekurangan Pupuk
18 Agustus 2011 12:16
