Surabaya (ANTARA) - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Pandya Bhagaskara meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang sarjana pada Wisuda ke-261.

Mahasiswa yang akrab disapa Bhagas itu menyelesaikan studi dalam waktu tujuh semester.

"Saya tidak menyangka bisa meraih predikat ini, tetapi selalu berusaha menjaga hasil akademik tetap optimal," ujarnya di Surabaya, Sabtu.

Ia mengatakan sejak awal perkuliahan telah menerapkan pola belajar terstruktur dengan perencanaan setiap semester, mulai dari target nilai, pembagian waktu, hingga strategi menghadapi ujian.

Selain itu, Bhagas juga aktif mencari referensi tambahan di luar materi kuliah untuk memperkuat pemahaman.

Menurut dia, kunci keberhasilan bukan hanya belajar keras, tetapi konsistensi dalam menjalankan proses belajar.

Pada semester akhir, ia menghadapi tantangan menyelesaikan skripsi, menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta mempersiapkan uji kompetensi medis secara bersamaan.

Meski demikian, Bhagas tetap menjaga manajemen waktu agar seluruh tanggung jawab dapat diselesaikan tanpa mengurangi kualitas.

Selain capaian akademik, ia juga meraih sejumlah prestasi, antara lain peringkat 1 Subprogram 2 FKF Angkatan 2022, peringkat 2 Subprogram 3 FKF, serta menjadi finalis Olimpiade Medsmotion 2025.

Ia menambahkan dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi selama menjalani pendidikan.

Bhagas juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada nilai, tetapi memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan diri dan memperluas relasi.

"Jangan menunda skripsi dan manfaatkan waktu kuliah untuk berkembang," katanya.



Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026