Bojonegoro (ANTARA) - Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Wahyuni berupaya menguatkan toleransi bermasyarakat di Kabupaten Bojonegoro untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Nilai toleransi dan kebhinekaan merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Sri Wahyuni saat sosialisasi membumikan toleransi, merawat kebhinekaan dan memperkokoh persatuan di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu.
Menurut dia, Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman suku, agama, budaya dan bahasa membutuhkan komitmen bersama untuk terus menjaga harmoni di tengah perbedaan.
"Adanya sosialisasi ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga toleransi dan kebhinekaan sebagai modal utama dalam memperkokoh persatuan bangsa," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto menyampaikan bahwa toleransi bukan hanya sebatas slogan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari di tengah masyarakat.
"Saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi kunci agar kehidupan sosial tetap rukun dan damai," jelasnya saat menjadi pemateri sosialisasi tersebut.
Sukur mengajak masyarakat untuk merawat semangat kebhinekaan yang telah menjadi identitas Bangsa Indonesia sejak lama. Kebhinekaan bukanlah hal yang memecah belah, melainkan kekuatan yang dapat memperkaya kehidupan bermasyarakat jika dikelola dengan baik.
Persatuan Bangsa, lanjut dia, harus terus diperkuat terutama saat berbagai tantangan sosial dan perkembangan informasi di era digital yang kerap memicu kesalahpahaman di masyarakat.
"Untuk itu masyarakat diharapkan bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan," katanya.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026