Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mengintensifkan pengawasan di sejumlah ruas jalan yang memiliki kerawanan dijadikan sebagai lokasi balap liar, seperti Jalan Veteran dan Jalan Letjen Sutoyo.
"Kami menempatkan personel pada titik yang sering dijadikan lokasi balap liar, mulai Jalan Veteran dan Jalan Letjen Sutoyo," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.
Pencegahan balap liar dipastikannya merupakan prioritas lantaran mampu mengancam keselamatan pengendara lain karena kerap kali menyebabkan kejadian fatalistik yang bisa merenggut nyawa.
Tak hanya mengawasi, Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota juga menemukan tren baru yang dijalankan oleh pelaku balap liar, yakni dengan berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya guna mempersulit pengawasan dan penindakan dari aparat kepolisian.
Hal tersebut pun terlihat dari upaya pembubaran balap liar di sekitaran patung pesawat yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), pada dini hari tadi.
Hal ini pun menjadi atensi tersendiri bagi jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota. Pihaknya turut menyayangkannya, mengingat kejadian itu dilakukan mendekati waktu sahur.
Oleh karena itu, dia menegaskan upaya pengawasan juga dibarengi langkah memasifkan patroli dengan menyisir ke seluruh ruas jalan di Kota Malang.
"Apabila personel kami menemukan adanya kegiatan balap liar, maka akan langsung dilakukan pembubaran," ucapnya.
Tak hanya upaya pembubaran, petugas kepolisian juga memberlakukan pendekatan humanis dan edukatif untuk membangun kesadaran tentang bahaya dari aksi balap liar.
Namun, Rio memastikan petugas juga tak segan mengambil tindakan tegas dengan memberlakukan tilang sekaligus menyita unit kendaraan yang digunakan untuk balap liar sebagai efek jera.
"Dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi yang ada di lapangan," tutur dia.
