Malang - Pemkot Malang segera mewujudkan "green industry" yang tersentral dalam satu kawasan guna memudahkan para pelaku usaha kecil menengah mendapatkan berbagai akses. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang Hadi Santoso, Kamis, mengemukakan, akses yang bisa diperoleh usaha kecil di kawasan industri itu nantinya adalah lahan, perizinan, Amdal serta sosial masyarakat yang langsung ditangani oleh pemkot. "Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), kawasan green industry ini berada di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang," katanya. Lahan yang tersedia itu, katanya, sebagian merupakan aset pemkot dan selebihnya milik warga yang juga segera dibebaskan dengan anggaran dari APBD secara bertahap. Lahan yang akan digunakan ini adalah lahan nonproduktif. Menurut Hadi Santoso yang akrab dipanggil Sony itu, saat ini sedang dilakukan studi kelayakan dan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti diajukan anggaran untuk desain detailnya, termasuk untuk utilitas di kawasan itu. Sedangkan untuk pembangunan secara keseluruhan, lanjutnya, akan menggandeng investor. Dan tahun depan, kawasan "green industry" tersebut diharapkan sudah terbangun. Menyinggung kawasan industri yang sudah tertata dan dikenal masyarakat luas, seperti industri keramik di Dinoyo dan industri keripik tempe di Sanan, Sony mengatakan, tetap dipertahankan karena sudah menjadi "ikon" Kota Malang. Dan, kata Sony, kawasan industri tersentral atau green industry itu, selain mengakomodasi usaha baru seperti industri elektronik, rokok linting dan garmen, juga tetap mengakomodasi pengembangan industri yang sudah ada. "Dengan dibangunnya kawasan industri yang tersentral ini, limbah industrinya bisa diminimalkan, apalagi konsep yang diusung adalah green industry," katanya.(*)
Berita Terkait
BPBD Kota Malang aktifkan pos siaga demi percepat penanganan dampak bencana
31 Desember 2025 19:16
Pemkot Malang sebar tenaga medis ke Pospam-Posyan selama libur Nataru
24 Desember 2025 20:02
Pemkot Malang bantu biaya UKT mahasiswa terdampak bencana di Sumatera
19 Desember 2025 18:40
DPRD minta Pemkot Malang segera isi jabatan strategis yang kosong
14 Desember 2025 14:30
Koordinasi lintas sektor kunci ciptakan situasi aman saat liburan
13 Desember 2025 22:15
Pemkot Malang upayakan 28.500 pekerja rentan terima Jamsostek di 2026
12 Desember 2025 19:41
Pemkot Malang jadikan RT Berkelas sebagai instrumen mengatasi banjir
9 Desember 2025 17:11
Pemkot Malang distribusikan bantuan bagi korban banjir Sumatera
7 Desember 2025 17:30
