Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur Prayitno menyatakan percepatan penanganan dampak bencana alam diperkuat dengan mengaktifkan pos siaga bencana di seluruh wilayah kecamatan.
Prayitno di Kota Malang, Rabu, mengatakan sudah memberikan lampu hijau kepada para camat untuk membuka pos siaga bencana tersebut.
"Kami sudah meminta camat di lima kecamatan untuk melakukan aktivasi pos siaga bencana dan keberadaannya (lokasi) nanti akan kami laporkan kepada Pak Sekretaris Daerah," kata Prayitno.
Dia mengungkapkan instruksi menyoal pembukaan pos siaga bencana menindaklanjuti adanya prediksi peningkatan intensitas curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Juanda.
"Perubahan cuaca ini menurut rilis BMKG kan naik 40 persen tapi 4 Desember kemarin saya dikoreksi oleh Kepala BMKG Kelas II Juanda bahwa yang terjadi kemarin ternyata curah hujannya naik 300 persen," ujarnya.
Pos siaga bencana di lima kecamatan langsung terkoneksi dengan pos komando yang terpusat di kantor BPBD Kota Malang.
Pos komando memberikan informasi mengenai perkembangan cuaca kepada tim di pos siaga dan kelurahan tangguh.
Nantinya dari laporan tersebut, masing-masing pihak bisa langsung melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan terhadap potensi terjadi bencana alam.
Seluruh potensi yang dimiliki oleh BPBD setempat dipastikannya disertakan di dalam pos siaga di lima kecamatan itu, termasuk menggandeng personel relawan bencana alam.
Dia tak menampik bahwa apabila hanya mengandalkan peran dari BPBD upaya menghadapi bencana alam tidak bisa berjalan maksimal, karena adanya keterbatasan dari segi personel dan peralatan.
Prayitno optimistis dengan skema ini penanganan dampak bencana, seperti banjir maupun angin kencang bisa tertangani dengan cepat dan masyarakat mendapatkan jaminan keselamatan dari pemerintah.
"Istilahnya buat kami ini adalah tambahan kekuatan personel kebencanaan, baik itu mulai tahapan mitigasi sampai tanggap bencananya sehingga harapannya akan menjadi penguatan," ucap dia.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026