Malang Raya (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang melakukan penanganan peristiwa pohon tumbang dan banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat.

Kepala pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno di Kota Malang, Jawa Timur, mengatakan pohon tumbang terjadi di empat lokasi dan banjir melanda 16 titik berbeda.

"Hari ini kami menangani kejadian pohon tumbang di empat lokasi, juga melakukan penanganan banjir di 16 lokasi. Kejadian ini merupakan dampak cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang," kata Prayitno.

Dia merincikan empat lokasi pohon tumbang meliputi Jalan Lapangan Brawijaya Rampal, Jalan Trunojoyo, Jalan Brawijaya Splendid, dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.

"Pohon tumbang yang terjadi di Jalan Lapangan Brawijaya Rampal menimpa satu unit mobil. Untuk kejadian di Jalan Trunojoyo menimpa satu unit sepeda motor," ujar dia.

Data yang diterima dari BPBD Kota Malang menyebut 16 titik banjir tersebar di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Lowokwaru dengan rata-rata ketinggian air antara 10 sentimeter sampai 50 sentimeter.

Banjir di Kecamatan Blimbing, yaitu di Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Letjen S Parman, Jalan Industri Barat, Jalan Kedawung, Jalan Sulfat, Jalan Tenaga, Jalan Ciliwung, Jalan Borobudur, dan Jalan Ahmad Yani.

Sedangkan banjir di Kecamatan Lowokwaru terjadi di Jalan Bungur, kawasan Early Warning System (EWS) Sudimoro, Jalan Bunga Coklat, Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Terusan Kendalsari.

Prayitno menyampaikan pihaknya kini sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Penduduk (DPUPRPKP) Kota Malang guna menentukan rekomendasi dan antisipasi teknis terulangnya kejadian serupa.

"Dari peristiwa banjir dan angin kencang yang terjadi hari ini tidak sampai menyebabkan korban. Banjir mulai surut pukul 18.30 WIB," ucap dia.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026