Situbondo (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melaksanakan Gelar Wicara Pengembangan Batik dan Produk Batik Situbondo dalam upaya memperkuat ekosistem UMKM khususnya perajin batik di wilayah itu, pada Kamis.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Achmad mengatakan kolaborasi ini sebagai upaya dukungan BI Jember memfasilitasi UMKM utamanya di bidang batik naik kelas sesuai visi misi pemerintah setempat.
"Dalam kegiatan hari ini, selain gelar wicara pengembangan batik, juga digelar produk batik dari perajin di Situbondo," ujar Achmad di sela acara di Aula Pemkab Situbondo, Jawa Timur, Kamis.
Menurut Achmad, potensi batik di wilayah Situbondo cukup besar untuk terus dikembangkan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dari waktu ke waktu.
Dengan pengembangan dan meningkatkan kemampuan perajin batik, lanjut dia, diharapkan ke depan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang mandiri.
Achmad menambahkan gelar wicara pengembangan dan produk batik Situbondo, itu juga menghadirkan tiga narasumber, yakni desainer batik asal Banyuwangi, perajin Godo Batik Sekar Jagat Blamabangan, Banyuwangi, dan Batik Jokotole, Madura.
"Kami menghadirkan tiga narasumber agar peserta perajin batik Situbondo mendapatkan tambahan wawasan mengenai batik," tutur dia.
Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo, Andi Jaka Setiyawan menyampaikan terima kasih kepada Kantor Perwakilan BI Jember yang telah memfasilitasi perajin batik Situbondo untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang batik.
"Peserta gelar wicara pengembangan batik ada puluhan orang, dan sebagian besar perajin batik juga menggelar produknya dalam kegiatan ini," katanya.
