Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membentuk satgas yang bertugas melakukan perbaikan jalan rusak dan berlubang guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berkendara.
Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi Budi Santoso di Banyuwangi, Kamis, mengatakan pemerintah daerah setempat terus melakukan perbaikan jalan demi kenyamanan pengendara dan ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2026.
"Sejumlah ruas jalan disisir oleh Satgas jalan berlubang, mulai wilayah perkotaan di antaranya di Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, D.I Panjaitan, dan MH Thamrin," katanya.
Menurut Budi, Satgas jalan berlubang di Banyuwangi terbagi dalam empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yakni UPTD Banyuwangi, Rogojampi, Genteng, dan Bangorejo yang akan segera bergerak melakukan perbaikan jalan.
Ia menyampaikan, perbaikan jalan khususnya yang berlubang telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
"Perbaikan jalan terus kami lakukan, pada ini saja hampir 150 titik jalan yang kami lakukan perbaikan. Targetnya, di Lebaran nanti perbaikan jalan-jalan utama baik di kota maupun di desa selesai," kata Budi.
Perbaikan jalan ini, lanjut dia, diprioritaskan pada jalan-jalan protokol dan ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi, dan metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan hotmix.
Dia menjelaskan salah satu faktor pemicu jalan berlubang yakni curah hujan yang tinggi, kemudian menimbulkan genangan air sehingga mengikis sedimen aspal jalan.
"Tim akan siaga, secara bertahap ketika ada laporan jalan berlubang langsung kami gerak untuk dilakukan perbaikan dan penambalan," kata dia.
Budi menargetkan, seluruh jalan berlubang bisa dijangkau, sehingga faktor kecelakaan akibat jalan berlubang bisa ditekan sekecil mungkin.
"Karena perbaikan ini upaya kami memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas," katanya.
