Banyuwangi (ANTARA) - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto meringankan beban kerja dan bisa meningkatkan kesejahteraan tukang becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
"Ke depan, becak listrik ini tidak hanya difungsikan sebagai alat transportasi harian, tetapi juga melibatkan mereka dalam sektor pariwisata," katanya saat menyerahkan bantuan 200 becak listrik kepada penerima di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Sabtu.
Selama ini, lanjut Ipuk, Pemkab Banyuwangi memiliki program setiap Jumat yang mewajibkan ASN menggunakan ojek online dan transportasi umum saat berangkat dan pulang kerja.
Dengan keberadaan becak listrik bantuan Presiden Prabowo itu, katanya, becak listrik yang dikemudikan lansia itu dapat menjadi salah satu pilihan layanan transportasi ramah lingkungan.
"Saya minta bantuan ini dijaga dengan baik, dirawat dan digunakan dengan penuh bahagia agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," kata Bupati Ipuk.
Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S Deyang mengungkapkan bantuan becak listrik itu merupakan inisiatif pribadi Presiden Prabowo Subianto yang lahir dari kepedulian dan kecintaannya kepada para pengemudi becak.
Menurut dia, nilai setiap satu unit becak listrik mencapai Rp22 juta, dan diharapkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan dan bisa dikelola dengan baik.
"Saya minta Ibu Bupati menyusun regulasinya, ke depan saya akan menambah bantuan becak listrik untuk Banyuwangi, dan saya juga berharap becak listrik ini menjadi angkutan andalan sekaligus sarana pengentasan kemiskinan di Banyuwangi," katanya.
Salah seorang penerima bantuan becak listrik, Misdi (88) mengaku telah 25 tahun bekerja sebagai pengemudi becak dan setiap pagi mengantarkan pesanan sayur dan hasil kebun milik warga.
"Alhamdulillah sekarang dapat becak listrik dari Bapak Presiden, ini sangat meringankan. Kalau jalan berat saya pakai listrik, kalau landai saya kayuh sekalian buat melemaskan kaki," kata Misdi, warga Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari itu.
