Surabaya (ANTARA) - Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Supangat, PhD menilai percepatan program beasiswa bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) oleh pemerintah kota setempat sebagai langkah penting mewujudkan keadilan terhadap akses pendidikan tinggi.
“Beasiswa kerap dipersepsikan sebagai pengeluaran daerah. Namun, dari perspektif pembangunan sumber daya manusia, bantuan pendidikan sejatinya merupakan investasi jangka panjang,” kata Supangat di Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Ia menjelaskan, mahasiswa PTS di Surabaya berasal dari latar belakang sosial ekonomi yang beragam, bahkan banyak di antaranya merupakan generasi pertama dalam keluarga yang dapat mengenyam pendidikan tinggi.
Kondisi tersebut membuat dukungan beasiswa menjadi sangat krusial bagi keberlanjutan studi.
Menurut Supangat, PTS bukan pilihan pinggiran dalam sistem pendidikan nasional, melainkan bagian integral yang menampung ribuan mahasiswa yang tidak seluruhnya dapat terakomodasi oleh perguruan tinggi negeri.
Karena itu, kebijakan daerah yang memberikan ruang setara bagi mahasiswa PTS dinilai mampu menekan kesenjangan akses pendidikan.
Ia juga menyoroti percepatan program beasiswa melalui penyempurnaan regulasi daerah. Program tersebut merupakan penguatan dari Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 135 Tahun 2022 yang kemudian diperbarui melalui Perwali Nomor 45 Tahun 2025 dan direncanakan mulai diberlakukan pada 2026.
"Pendataan kampus mitra yang dilakukan lebih awal, menunjukkan bahwa kebijakan disiapkan secara terukur dan serius," ujarnya.
Dari sisi perguruan tinggi, program ini berdampak positif karena mahasiswa dapat lebih fokus pada proses akademik dan kampus mampu menjaga kualitas pendidikan.
"Keberanian regulasi perlu diiringi tata kelola yang akuntabel. Proses seleksi penerima beasiswa harus transparan, berbasis data, dan tepat sasaran agar manfaat program benar-benar dirasakan mahasiswa yang membutuhkan," katanya.
Ia berharap kebijakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa PTS dapat dijaga konsistensinya dan berkelanjutan, sehingga pendidikan tinggi di Surabaya benar-benar menjadi hak yang dapat diakses seluruh generasi muda tanpa dibatasi status negeri atau swasta.
Warek II Untag Surabaya nilai beasiswa PTS wujud keadilan pendidikan
Senin, 12 Januari 2026 14:13 WIB
Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Supangat, PhD. (ANTARA/Dok Pribadi)
Dari perspektif pembangunan sumber daya manusia, bantuan pendidikan sejatinya merupakan investasi jangka panjang
