Sumenep - Angin kencang yang melanda Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Senin (7/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB, merusak sedikitnya 13 rumah warga setempat. "Itu sesuai data sementara yang kami terima dari relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Sapeken," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep R Syaiful Arifin di Sumenep, Selasa. Saat ini, kata dia, relawan Tagana Sapeken masih melakukan pengecekan lagi untuk memastikan jumlah pasti rumah warga yang terkena dampak angin kencang tersebut. "Untuk rumah milik 13 warga yang sementara terdata oleh relawan Tagana Sapeken, kondisinya rusak berat," ucapnya. Ia mengatakan, hingga sekarang, pihaknya baru menerima laporan melalui telepon tentang adanya angin kencang di Desa Paliat dari relawan Tagana. "Kalau kejadiannya di pulau, laporan tertulisnya memang tidak bisa diserahkan dalam waktu satu hari, karena kondisi geografis," ujarnya. Saiful juga mengemukakan, pihaknya biasanya memberikan bantuan kepada korban bencana alam, setelah ada laporan tertulis dari camat. "Bantuan kepada korban bencana alam di pulau juga tidak bisa diserahkan secepatnya, karena pengirimannya menyesuaikan dengan jadwal kapal," katanya. (*)
Berita Terkait
Di Madura, dua kabupaten gelar konser amal untuk bencana Sumatra
3 Januari 2026 04:47
Pascapencabutan status KLB Campak, Pemkab Sumenep maksimalkan imunisasi rutin
3 Januari 2026 04:45
Polres Sumenep perketat pengawasan di kepulauan cegah narkoba
1 Januari 2026 17:15
Rutan Sumenep bina narapidana keterampilan membatik
1 Januari 2026 11:34
Pemkab Sumenep larang pejabat gunakan kendaraan dinas saat tahun baru
27 Desember 2025 06:41
Baznas Sumenep bantu modal pelaku UMKM warga kepulauan
12 Desember 2025 08:41
Pemkab Sumenep gandeng Medco Energi perluas ruang terbuka hijau
10 Desember 2025 07:57
Sumenep pastikan harga pupuk subsidi sesuai HET pemerintah
29 November 2025 04:40
