Surabaya (ANTARA) - Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas dan kedisiplinan kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan, seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengatakan, agenda politik ke depan, termasuk menuju Pemilu 2029, Fraksi PDIP DPRD Jatim siap menjalankan seluruh arahan partai melalui kerja nyata dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat.
“Sejak awal menuju tahun politik, kami terus diingatkan untuk bekerja lebih keras, turun langsung ke masyarakat, dan memastikan kebijakan serta sikap politik PDI Perjuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Wara Sundari melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Sabtu.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menegaskan, momentum HUT ke-53 menjadi penguat ideologis bagi seluruh kader agar tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
“Dirgahayu PDI Perjuangan ke-53. Semoga partai semakin solid, semakin kuat, dan terus bergerak bersama rakyat. Di usia ini, PDI Perjuangan harus semakin dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan utama PDI Perjuangan sejak berdiri hingga saat ini terletak pada kedekatan partai dengan rakyat serta konsistensi dalam menjunjung nilai kebangsaan, kerakyatan, dan keadilan sosial.
Ia menegaskan seluruh kader, baik yang berada di struktur partai maupun lembaga legislatif, memiliki kewajiban untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kebijakan yang berpihak.
Bunda Wara juga menilai pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan yang digelar dalam rangkaian HUT ke-53 menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal dan menyatukan persepsi seluruh kader, khususnya dalam menyongsong agenda politik ke depan.
Rakernas tersebut diikuti oleh seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi se-Indonesia.
Ia menambahkan, disiplin organisasi dan kepatuhan terhadap garis kebijakan partai menjadi kunci utama agar PDI Perjuangan mampu merespons dinamika politik nasional maupun daerah secara solid dalam satu komando.
“Kami menekankan pentingnya disiplin organisasi, kemampuan membaca dinamika politik, serta tetap bergerak dalam satu barisan di bawah komando partai demi memastikan perjuangan politik tetap berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
