• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News jatim
Selasa, 13 Januari 2026
Antara News jatim
Antara News jatim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Polri pastikan layanan 110 dapat diakses di seluruh Indonesia

      Polri pastikan layanan 110 dapat diakses di seluruh Indonesia

      Senin, 12 Januari 2026 14:59

      Indonesia negara pertama blokir Grok demi jaga ruang digital

      Indonesia negara pertama blokir Grok demi jaga ruang digital

      Minggu, 11 Januari 2026 22:30

      KRI Banda Aceh dikerahkan untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      KRI Banda Aceh dikerahkan untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      Kamis, 8 Januari 2026 15:40

      Swasembada beras Indonesia tekan harga pangan dunia

      Swasembada beras Indonesia tekan harga pangan dunia

      Kamis, 8 Januari 2026 4:41

      BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      Minggu, 4 Januari 2026 21:15

  • Kabar Jatim
    • Advertorial
    • Malang Raya
    • Gresik
    • Pasuruan
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Lamongan
    • Probolinggo
    • Blitar
    • Lumajang
    • Situbondo
    • Bondowoso
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Tuban
    • Bojonegoro
    • Nganjuk
    • Kediri
    • Madura Raya
    • Pemprov Jatim
    • Kab Madiun
    • Sidoarjo
    • Surabaya
    • Kab Kediri
    • Jember
    • Kota Madiun
    • Lintas Daerah
      • TNI evakuasi karyawan Freeport yang terjebak oleh OPM di Papua Tengah

        TNI evakuasi karyawan Freeport yang terjebak oleh OPM di Papua Tengah

        Senin, 12 Januari 2026 16:57

        Pemkab Kudus tetapkan status tanggap darurat bencana

        Pemkab Kudus tetapkan status tanggap darurat bencana

        Senin, 12 Januari 2026 16:44

        Bandara Soetta alihkan pendaratan pesawat akibat cuaca buruk

        Bandara Soetta alihkan pendaratan pesawat akibat cuaca buruk

        Senin, 12 Januari 2026 16:29

        Persib sesalkan ancaman pembunuhan ke keluarga Thom Haye

        Persib sesalkan ancaman pembunuhan ke keluarga Thom Haye

        Senin, 12 Januari 2026 14:18

        113 korban dugaan keracunan MBG di Grobogan dirujuk ke fasyankes

        113 korban dugaan keracunan MBG di Grobogan dirujuk ke fasyankes

        Senin, 12 Januari 2026 13:50

    • Ekonomi
        • Gawai & TI
        • Otomotif
        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Jumat, 9 Januari 2026 7:50

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Rabu, 7 Januari 2026 21:12

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

    • Olahraga
        • Sepak Bola
        • Sport
        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Jumat, 9 Januari 2026 7:50

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Rabu, 7 Januari 2026 21:12

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

        Real Madrid Legends vs Barca Legends akan berlaga di GBK pada 18 April

        Real Madrid Legends vs Barca Legends akan berlaga di GBK pada 18 April

        Senin, 12 Januari 2026 22:45

        Bradley cedera lutut parah, diperkirakan absen hingga akhir musim

        Bradley cedera lutut parah, diperkirakan absen hingga akhir musim

        Senin, 12 Januari 2026 15:58

        Arne Slot: Liverpool pandang serius laga lawan Barnsley

        Arne Slot: Liverpool pandang serius laga lawan Barnsley

        Senin, 12 Januari 2026 15:34

        Bayern perlebar jarak dengan Dortmund

        Bayern perlebar jarak dengan Dortmund

        Senin, 12 Januari 2026 9:42

        Aldila Sutjiadi melaju ke perempatfinal WTA 250 Hobart

        Aldila Sutjiadi melaju ke perempatfinal WTA 250 Hobart

        Senin, 12 Januari 2026 11:14

        India Open, perjalanan Jojo dan Sabar/Reza berlanjut

        India Open, perjalanan Jojo dan Sabar/Reza berlanjut

        Senin, 12 Januari 2026 8:29

        Kadisdik Surabaya: MLBB Goes to School model edukasi gim sehat

        Kadisdik Surabaya: MLBB Goes to School model edukasi gim sehat

        Senin, 12 Januari 2026 5:58

        Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak

        Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak

        Minggu, 11 Januari 2026 22:15

    • Karkhas
        • Tajuk
        • Opo Jarene
        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Indosat catat lonjakan trafik data di wilayah wisata Jatim saat Nataru

        Jumat, 9 Januari 2026 7:50

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Hyundai New Creta Alpha resmi mengaspal di Surabaya

        Rabu, 7 Januari 2026 21:12

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

        Real Madrid Legends vs Barca Legends akan berlaga di GBK pada 18 April

        Real Madrid Legends vs Barca Legends akan berlaga di GBK pada 18 April

        Senin, 12 Januari 2026 22:45

        Bradley cedera lutut parah, diperkirakan absen hingga akhir musim

        Bradley cedera lutut parah, diperkirakan absen hingga akhir musim

        Senin, 12 Januari 2026 15:58

        Arne Slot: Liverpool pandang serius laga lawan Barnsley

        Arne Slot: Liverpool pandang serius laga lawan Barnsley

        Senin, 12 Januari 2026 15:34

        Bayern perlebar jarak dengan Dortmund

        Bayern perlebar jarak dengan Dortmund

        Senin, 12 Januari 2026 9:42

        Aldila Sutjiadi melaju ke perempatfinal WTA 250 Hobart

        Aldila Sutjiadi melaju ke perempatfinal WTA 250 Hobart

        Senin, 12 Januari 2026 11:14

        India Open, perjalanan Jojo dan Sabar/Reza berlanjut

        India Open, perjalanan Jojo dan Sabar/Reza berlanjut

        Senin, 12 Januari 2026 8:29

        Kadisdik Surabaya: MLBB Goes to School model edukasi gim sehat

        Kadisdik Surabaya: MLBB Goes to School model edukasi gim sehat

        Senin, 12 Januari 2026 5:58

        Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak

        Popsivo sapu bersih kemenangan di Pontianak

        Minggu, 11 Januari 2026 22:15

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Senin, 3 November 2025 11:58

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Kamis, 30 Oktober 2025 13:06

        Efek plasebo jurnalisme?

        Efek plasebo jurnalisme?

        Jumat, 24 Oktober 2025 10:15

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Jumat, 22 Agustus 2025 14:56

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Senin, 29 Desember 2025 17:56

        Aspek sosiokultural, legitimasi keberlanjutan dalam kewirausahaan sosial

        Aspek sosiokultural, legitimasi keberlanjutan dalam kewirausahaan sosial

        Kamis, 25 Desember 2025 8:51

        Gerakan pemuda membangun dan memberdayakan desa

        Gerakan pemuda membangun dan memberdayakan desa

        Rabu, 24 Desember 2025 15:42

        Teguh Anantawikrama, merawat UMKM sebagai fondasi masa depan

        Teguh Anantawikrama, merawat UMKM sebagai fondasi masa depan

        Senin, 15 Desember 2025 12:35

    • Internasional
      • Menhan jalin kerja sama dengan militer Bosnia dan Herzegovina

        Menhan jalin kerja sama dengan militer Bosnia dan Herzegovina

        Senin, 12 Januari 2026 13:30

        Ribuan orang ikuti aksi protes anti-pemerintah di New York

        Ribuan orang ikuti aksi protes anti-pemerintah di New York

        Senin, 12 Januari 2026 13:10

        Trump belum pertimbangkan kerahkan pasukan ke Iran untuk intervensi

        Trump belum pertimbangkan kerahkan pasukan ke Iran untuk intervensi

        Senin, 12 Januari 2026 9:21

        Wamenlu tegaskan dukungan penuh Indonesia atas kedaulatan Somalia

        Wamenlu tegaskan dukungan penuh Indonesia atas kedaulatan Somalia

        Minggu, 11 Januari 2026 21:30

        Protes di Iran meluas, Trump pertimbangkan serangan

        Protes di Iran meluas, Trump pertimbangkan serangan

        Minggu, 11 Januari 2026 15:00

    • News in English
      • Urban village heads frontline in disaster handling: BPBD

        Urban village heads frontline in disaster handling: BPBD

        Senin, 12 Januari 2026 22:30

        Prabowo urges military and police support for Sekolah Rakyat program

        Prabowo urges military and police support for Sekolah Rakyat program

        Senin, 12 Januari 2026 22:00

        Indonesia targets 4 million tons of rice reserves through 2029

        Indonesia targets 4 million tons of rice reserves through 2029

        Senin, 12 Januari 2026 16:24

        President Prabowo vows to open free medical schools nationwide

        President Prabowo vows to open free medical schools nationwide

        Senin, 12 Januari 2026 17:00

        Mount Semeru erupts sending pyroclastic flow 5 km from peak

        Mount Semeru erupts sending pyroclastic flow 5 km from peak

        Senin, 12 Januari 2026 12:36

    • Foto
      • Pengendalian Demam Berdarah di Kediri

        Pengendalian Demam Berdarah di Kediri

        Senin, 12 Januari 2026 19:13

        Arema Kalahkan Persik Kediri

        Arema Kalahkan Persik Kediri

        Minggu, 11 Januari 2026 18:42

        Persebaya Surabaya menang lawan Malut United

        Persebaya Surabaya menang lawan Malut United

        Minggu, 11 Januari 2026 7:04

        Progresif Festival di Sidoarjo

        Progresif Festival di Sidoarjo

        Sabtu, 10 Januari 2026 16:29

        Pelayaran perdana kapal tol laut KM Logistik Nusantara 3

        Pelayaran perdana kapal tol laut KM Logistik Nusantara 3

        Sabtu, 10 Januari 2026 16:23

    • Video
      • Gunung Semeru alami enam kali erupsi usai awan panas guguran

        Gunung Semeru alami enam kali erupsi usai awan panas guguran

        Senin, 12 Januari 2026 18:37

        Dua gol 'injury time' antar Arema FC tumbangkan Persik Kediri 2-1

        Dua gol 'injury time' antar Arema FC tumbangkan Persik Kediri 2-1

        Minggu, 11 Januari 2026 21:22

        Wali Kota Malang dorong kerja sama Koperasi Merah Putih dan SPPG

        Wali Kota Malang dorong kerja sama Koperasi Merah Putih dan SPPG

        Minggu, 11 Januari 2026 15:10

        Menang 2-1, Persebaya pupus asa juara paruh musim Malut United

        Menang 2-1, Persebaya pupus asa juara paruh musim Malut United

        Sabtu, 10 Januari 2026 23:02

        Uni Eropa dan Jerman dukung pengembangan Pusat Penyakit Menular RSUB

        Uni Eropa dan Jerman dukung pengembangan Pusat Penyakit Menular RSUB

        Sabtu, 10 Januari 2026 20:49

    Menakar kebijakan fiskal penyelamat alam

    Oleh Dr M Lucky Akbar*) Sabtu, 13 Desember 2025 22:00 WIB

    Menakar kebijakan fiskal penyelamat alam

    Ilustrasi. Foto udara pemandangan Bukit Lawang, di Bahorok, Langkat, Sumatera Utara, kawasan yang menyimpan keaneragaman hayati. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

    Jakarta (ANTARA) - Wacana mengenai instrumen fiskal hijau semakin kuat seiring tingginya tekanan terhadap ekosistem alam. Negara-negara mulai memahami bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya menurunkan kualitas hidup, tetapi juga menciptakan beban fiskal jangka panjang.

    Laporan Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memperkirakan bahwa degradasi ekosistem global menyebabkan kerugian ekonomi, sedikitnya 7 triliun dolar AS per tahun, atau sekitar 8 persen PDB dunia, akibat hilangnya jasa lingkungan, seperti penyerbukan, ketahanan pangan, regulasi air, dan penyimpanan karbon alami.

    Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mencatat bahwa biaya bencana yang dipicu kerusakan ekosistem meningkat hampir dua kali lipat dalam dua dekade terakhir. Sementara Bank Dunia menghitung bahwa negara-negara berkembang kehilangan potensi pertumbuhan fiskal sebesar 0,7–1,5 persen PDB per tahun akibat deforestasi dan degradasi tanah.

    Bahkan, The Dasgupta Review menyimpulkan bahwa nilai ekonomis jasa ekosistem yang tidak terefleksi dalam harga pasar bernilai lebih besar daripada seluruh PDB global. Jika itu diakumulasi dalam jangka panjang, menciptakan risiko fiskal sistemik yang selama ini tidak tercatat dalam anggaran negara.

    Indonesia memiliki kekayaan hayati yang menempatkan negeri ini di jajaran teratas dunia. Hanya saja, tekanan terhadap hutan, gambut, karst, mangrove, pesisir, dan air tawar terus meningkat.

    Laju deforestasi, fragmentasi habitat, penurunan populasi spesies kunci, dan degradasi bentang alam adalah bukti bahwa biaya ekologis masih dianggap eksternalitas yang bebas ditanggung negara.

    Ketika konversi lahan, perluasan tambang, dan ekspansi perkebunan tidak mengenakan biaya ekologis yang memadai, negara sesungguhnya sedang menyubsidi kerusakan. Di sinilah konsep biodiversity loss tax atau pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati mulai mendapatkan tempat dalam diskursus kebijakan publik dunia.

    Pertanyaannya, sejauh mana Indonesia sebagai negara mega biodiversitas mampu merespons gagasan ini sebagai strategi fiskal masa depan?

    Beberapa negara mulai menggunakan pendekatan ini. Inggris menerapkan skema Biodiversity Net Gain yang mewajibkan pembangunan meningkatkan kualitas biodiversitas sebelum memulai proyek. Australia memperkenalkan biaya restorasi bagi sektor yang beroperasi di habitat spesies endemik. Kolombia mengembangkan pajak berbasis jasa ekosistem yang dialihkan ke program konservasi.

    Ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal tidak lagi hanya mengatur penerimaan negara, tetapi juga menjadi alat mengubah perilaku ekonomi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan.

    Risiko keberlanjutan

    Tantangan terbesar Indonesia muncul dari dua sumber utama: konversi lahan dan ekstraksi sumber daya alam. Walaupun tren deforestasi menurun dibandingkan periode awal 2000-an, tekanan terhadap ekosistem gambut dan pesisir justru meningkat.

    Ekspansi pertambangan nikel dan batu bara menciptakan tekanan baru terhadap bentang alam, sementara konversi lahan untuk pertanian ekspor dan infrastruktur menggerus habitat spesies endemik.

    Dampaknya tidak hanya ekologis, tetapi juga fiskal. Setiap banjir bandang, kerusakan irigasi, kerugian pertanian, hingga meningkatnya konflik manusia-satwa berpotensi menciptakan pembengkakan pembiayaan negara yang seharusnya dapat dikurangi jika kerusakan dicegah sejak awal.

    Dalam konteks ini, pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati dapat memberi koreksi struktural. Skema pajak yang menghitung tingkat kehilangan jasa ekosistem akan membuat industri memperhitungkan biaya lingkungan sebagai bagian dari biaya produksi.

    Berbagai kajian internasional menunjukkan bahwa kerusakan biodiversitas memiliki dampak fiskal yang sangat besar. Laporan TEEB memperkirakan bahwa hilangnya jasa penyerbuk global menyebabkan potensi kerugian ekonomi lebih dari 235 miliar–577 miliar dolar AS per tahun. Sedangkan degradasi tanah yang memicu sedimentasi sungai dan penurunan kualitas air menimbulkan kerugian hingga 300 miliar dolas AS setiap tahun pada negara-negara berkembang, menurut FAO.

    Di sisi lain, Bank Dunia menghitung bahwa kerusakan pesisir dan mangrove yang tidak terlindungi dapat meningkatkan biaya bencana hingga USD 50 miliar per tahun, karena hilangnya fungsi perlindungan alami terhadap badai dan gelombang ekstrem.

    Bahkan, OECD memperkirakan bahwa risiko kehilangan biodiversitas dapat menurunkan potensi pertumbuhan fiskal negara hingga 1 persen PDB per tahun jika tidak dikoreksi melalui kebijakan fiskal hijau.

    Beberapa riset kawasan turut memperkuat urgensi ini. Studi ASEAN Centre for Biodiversity menunjukkan bahwa kurangnya data ekologis yang terstandar menyebabkan negara-negara Asia Tenggara kehilangan peluang fiskal hingga 1,1 miliar dolas AS per tahun dari pungutan lingkungan dan skema kompensasi konservasi.

    Sementara itu, penelitian CIFOR 2022 menemukan bahwa ketidaktepatan data tutupan hutan dapat menyebabkan perhitungan nilai kerugian ekosistem meleset, antara 15 sampai 35 persen, yang pada akhirnya mempengaruhi efektivitas instrumen fiskal berbasis lingkungan. Indonesia perlu memperkuat sistem inventarisasi ekosistem, integrasi data satelit, hingga mekanisme audit ekologis yang transparan.

    Tanpa data yang reliabel, tarif pajak dikhawatirkan tidak mencerminkan risiko sebenarnya dan justru menimbulkan resistensi pelaku usaha.

    Instrumen korektif

    pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati akan efektif bila diintegrasikan dengan kebijakan pembangunan. Pajak tidak dapat berdiri sendiri tanpa keterkaitan dengan perizinan lingkungan, rencana tata ruang, analisis dampak lingkungan, serta sistem offset yang kredibel.

    Di banyak negara, keberhasilan pajak jenis ini justru ditentukan oleh koordinasi antarlembaga, bukan semata besaran tarifnya. Inggris, misalnya, menerapkan biodiversity net gain (BNG) yang mewajibkan setiap proyek pembangunan memberikan peningkatan biodiversitas, minimal 10 persen, sebelum izin diberikan. Kebijakan ini hanya berjalan efektif jika ada sinkronisasi antara otoritas perencanaan, lembaga lingkungan, dan sistem monitoring berbasis satelit.

    Australia, melalui environmental offset policy juga menunjukkan bahwa integrasi data ekologis nasional dengan izin industri dapat mengurangi risiko manipulasi offset dan memastikan pajak lingkungan terhubung dengan rencana tata ruang.

    Sementara Belanda menerapkan skema ecological compensation yang terhubung langsung dengan kebijakan air dan tata ruang, membuat pajak lingkungan berfungsi efektif untuk melindungi ekosistem delta yang rentan.

    Jika sinkronisasi semacam ini lemah, pajak dapat kehilangan fungsi korektifnya, atau bahkan membuka ruang bagi manipulasi data dan tumpang tindih kebijakan.

    Dalam jangka panjang, pajak ini dapat menjadi sumber baru pembiayaan lingkungan. Program restorasi gambut, rehabilitasi mangrove, pemulihan DAS, konservasi spesies, dan penguatan kawasan penyangga, selama ini, sebagian besar bergantung pada APBN reguler yang terbatas.

    Dengan sumber pajak khusus, beban fiskal dapat dialihkan dari sektor-sektor vital menuju skema pembiayaan lingkungan yang lebih mandiri dan stabil. Lebih jauh, jika sebagian penerimaan dialokasikan kembali ke daerah, maka pemerintah daerah akan memiliki insentif fiskal untuk menjaga kualitas ekosistemnya.

    Hal ini relevan dengan isu TKD, saat ini, di mana banyak daerah mengeluhkan formula transfer pusat yang belum cukup mempertimbangkan kinerja ekologis dan kualitas tata ruang.

    Selama ini, TKD lebih banyak ditautkan dengan indikator dasar, seperti populasi, tingkat kemiskinan, atau kapasitas fiskal. Sementara faktor ekologis, misalnya rasio tutupan hutan, tingkat degradasi lahan, atau kerentanan ekologis belum sepenuhnya masuk dalam skema insentif.

    Dengan memasukkan pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati sebagai sumber pendapatan yang dapat direalokasikan ke daerah berbasis kinerja lingkungan, Indonesia dapat menciptakan model green fiscal decentralization yang lebih adil dan efektif.

    Daerah yang menjaga tutupan hutan, mengurangi deforestasi, dan memperbaiki ekosistem akan mendapat tambahan transfer, sementara daerah dengan tingkat degradasi tinggi terdorong melakukan koreksi kebijakan.

    Pendekatan ini bukan hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah, tetapi juga menyelaraskan pembangunan nasional dengan keberlanjutan ekologis jangka panjang.

    Di sisi eksternal, keberadaan pajak ini juga akan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional. Dunia sedang bergerak menuju rantai pasok bebas deforestasi, terutama Uni Eropa, yang memperketat persyaratan akses pasar.

    Produk dengan jejak ekologis yang tidak transparan berisiko ditolak. Sehingga, kebijakan fiskal yang mendukung perlindungan ekosistem menjadi alat diplomasi ekonomi, bukan sekadar regulasi domestik.

    Indonesia dapat menunjukkan bahwa mekanisme fiskal digunakan untuk mengoreksi perilaku industri, menjaga kualitas alam, dan memastikan keberlanjutan jangka panjang. Jika dihitung dari dampak ekonomi, studi-studi global memperkirakan bahwa nilai jasa ekosistem yang hilang akibat deforestasi dan degradasi lahan di Asia Tenggara mencapai 150 miliar–200 miliar dolar AS per tahun.

    Untuk konteks Indonesia, estimasi nilai jasa ekosistem hutan hujan, termasuk penyerapan karbon, penyerbukan, pengendalian banjir, dan penyediaan air yang berkisar 10 miliar–15 miliar dolas AS per tahun.

    Apabila instrumen pajak mampu mengurangi kehilangan tutupan hutan dan degradasi ekosistem sebesar 5–10 persen saja, potensi manfaat ekonomi yang "terselamatkan" dapat mencapai 500 juta dolas AS hingga 1,5 miliar dolas per tahun.

    Angka itu jauh lebih besar dibandingkan potensi beban jangka panjang akibat kerusakan lingkungan yang selama ini tidak terbukukan dalam neraca fiskal.

    Dengan demikian, integrasi pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati bukan sekadar kebijakan ekologis, melainkan strategi ekonomi untuk menjaga kepastian pasokan, menurunkan risiko perdagangan, dan mempertahankan akses pasar Indonesia di tengah standar global yang semakin ketat.

    Paradigma baru

    Dalam konteks APBN, pajak keanekaragaman hayati dapat menjadi sumber pembiayaan bagi program restorasi alam, rehabilitasi mangrove, pemulihan gambut, serta penguatan konservasi spesies.

    Pembiayaan lingkungan, saat ini, masih sangat mengandalkan anggaran reguler negara yang bersifat terbatas. Sementara kebutuhan pemulihan ekosistem, terutama di daerah rawan bencana, terus meningkat.

    Dengan adanya sumber pajak khusus, negara memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk memperbaiki kondisi lingkungan tanpa merongrong belanja publik lainnya. Lebih jauh, pajak ini dapat mendorong desentralisasi fiskal hijau jika sebagian penerimaan diarahkan kembali ke daerah untuk memperbaiki kualitas ekosistem lokal.

    Pada tingkat kebijakan, pengembangan pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati juga dapat memperkuat strategi transisi ekonomi hijau Indonesia. Pemerintah, kini tengah menyiapkan berbagai instrumen keuangan untuk mendukung target netral karbon, mulai dari perdagangan karbon, hingga standar emisi.

    Meskipun demikian, upaya mengurangi kerusakan lingkungan tidak hanya soal karbon, melainkan juga menjaga fondasi ekosistem yang menopang kehidupan. Pajak ini dapat melengkapi kerangka kebijakan iklim dengan memasukkan dimensi ekologi yang lebih luas daripada sekadar pengurangan emisi.

    Akhirnya, wacana penerapan pajak keanekaragaman hayati tidak dapat dilihat semata-mata sebagai inovasi fiskal, tetapi juga sebagai perubahan paradigma.

    Selama ini, pembangunan di Indonesia sering dipahami sebagai proses ekspansi ruang ekonomi yang mengorbankan ruang ekologis. Paradigma baru menempatkan alam bukan sebagai objek eksploitasi, tetapi sebagai aset ekonomi yang harus dijaga keberlanjutannya.

    Pajak menjadi alat untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi dengan kesehatan ekosistem. Dengan instrumen yang tepat, Indonesia tidak hanya dapat melindungi kekayaan alamnya, tetapi juga membangun ekonomi yang lebih kokoh di masa depan.

    Di tengah tekanan perubahan iklim, penurunan kualitas lingkungan, dan meningkatnya persaingan pasar global, kini saatnya Indonesia menimbang serius bagaimana pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati dapat menjadi pilar kebijakan fiskal hijau. Bukan sekadar bentuk penambahan pajak, tetapi sebagai mekanisme ekonomi yang memastikan pembangunan dan keberlanjutan berjalan seiring.

    Jika dirancang dengan baik, pajak ini dapat menjadi langkah visioner: menyelamatkan alam sambil memperkuat fondasi ekonomi nasional.



    *) Dr M Lucky Akbar adalah Kepala Kantor Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan Jambi, Ditjen Pajak Kemenkeu

    Editor : Vicki Febrianto
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Menkeu Purbaya sebut demo rakyat dipicu tekanan ekonomi berkepanjangan

    Menkeu Purbaya sebut demo rakyat dipicu tekanan ekonomi berkepanjangan

    10 September 2025 19:50

    Pansus RPJMD DPRD Surabaya tegaskan pentingnya penguatan kebijakan fiskal

    Pansus RPJMD DPRD Surabaya tegaskan pentingnya penguatan kebijakan fiskal

    9 Juli 2025 10:33

    Rupiah hari ini turun di tengah kekhawatiran kebijakan fiskal pemerintah baru

    Rupiah hari ini turun di tengah kekhawatiran kebijakan fiskal pemerintah baru

    28 Juni 2024 11:35

    Jokowi sebut RKP 2025 jembatan untuk akomodasi program presiden selanjutnya

    Jokowi sebut RKP 2025 jembatan untuk akomodasi program presiden selanjutnya

    26 Februari 2024 10:27

    Pemkab Lumajang selaraskan APBD 2024 dengan kebijakan fiskal nasional

    Pemkab Lumajang selaraskan APBD 2024 dengan kebijakan fiskal nasional

    11 November 2023 22:58

    Pakar ekonomi Unej : RAPBN 2021 sangat tergantung kebijakan fiskal pemerintah

    Pakar ekonomi Unej : RAPBN 2021 sangat tergantung kebijakan fiskal pemerintah

    16 Agustus 2020 06:28

    Sidang Kabinet Bahas Kebijakan Fiskal (Video)

    Sidang Kabinet Bahas Kebijakan Fiskal (Video)

    5 Maret 2018 15:28

    Presiden Minta Menkeu Baru Jaga Kebijakan Fiskal

    Presiden Minta Menkeu Baru Jaga Kebijakan Fiskal

    20 Mei 2013 15:17

    Terpopuler

    Pemkab Madiun siapkan lahan eks bengkok untuk gedung Sekolah Rakyat

    Pemkab Madiun siapkan lahan eks bengkok untuk gedung Sekolah Rakyat

    Kesiapan Situbondo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35

    Kesiapan Situbondo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35

    KPK tetapkan Yaqut Cholil Qoumas jadi tersangka kasus kuota haji

    KPK tetapkan Yaqut Cholil Qoumas jadi tersangka kasus kuota haji

    DPRD Situbondo minta pemda segera distribusikan ambulans ke desa

    DPRD Situbondo minta pemda segera distribusikan ambulans ke desa

    Banjir Jakarta meluas, 23 ruas jalan dan 10 RT terendam

    Banjir Jakarta meluas, 23 ruas jalan dan 10 RT terendam

    Muhamad Firly bawa Persik tahan imbang Persib 1-1

    Liga 1 Indonesia

    Muhamad Firly bawa Persik tahan imbang Persib 1-1

    Rayo Vallecano ke perempat final usai bekuk Granada

    Rayo Vallecano ke perempat final usai bekuk Granada

    Pelatih Persebaya konfirmasi belum bisa turunkan pemain asing barunya

    Pelatih Persebaya konfirmasi belum bisa turunkan pemain asing barunya

    Top News

    • Puluhan rumah di Tulungagung rusak diterjang angin puting beliung

      Puluhan rumah di Tulungagung rusak diterjang angin puting beliung

      4 jam lalu

    • Rupiah melemah didominasi sentimen global

      Rupiah melemah didominasi sentimen global

      10 jam lalu

    • Menhan jalin kerja sama dengan militer Bosnia dan Herzegovina

      Menhan jalin kerja sama dengan militer Bosnia dan Herzegovina

      13 jam lalu

    • Senin siang, banjir di Jakarta rendam 22 RT dan 33 ruas jalan

      Senin siang, banjir di Jakarta rendam 22 RT dan 33 ruas jalan

      13 jam lalu

    • Banjir Jakarta meluas, 23 ruas jalan dan 10 RT terendam

      Banjir Jakarta meluas, 23 ruas jalan dan 10 RT terendam

      15 jam lalu

    Foto

    Pengendalian Demam Berdarah di Kediri

    Pengendalian Demam Berdarah di Kediri

    Arema Kalahkan Persik Kediri

    Arema Kalahkan Persik Kediri

    Persebaya Surabaya menang lawan Malut United

    Persebaya Surabaya menang lawan Malut United

    Progresif Festival di Sidoarjo

    Progresif Festival di Sidoarjo

    Pelayaran perdana kapal tol laut KM Logistik Nusantara 3

    Pelayaran perdana kapal tol laut KM Logistik Nusantara 3

    Antara News jatim
    jatim.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Kabar Jatim
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesra
    • Karkhas
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA