• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News jatim
Selasa, 6 Januari 2026
Antara News jatim
Antara News jatim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      Minggu, 4 Januari 2026 21:15

      Kemkomdigi siapkan registrasi SIM Biometrik secara bertahap

      Kemkomdigi siapkan registrasi SIM Biometrik secara bertahap

      Jumat, 2 Januari 2026 15:54

      Prabowo setujui pembentukan Satgas Kuala untuk keruk sungai dangkal

      Prabowo setujui pembentukan Satgas Kuala untuk keruk sungai dangkal

      Kamis, 1 Januari 2026 21:30

      Prabowo upayakan datangi daerah terdampak besar bencana Sumatera

      Prabowo upayakan datangi daerah terdampak besar bencana Sumatera

      Kamis, 1 Januari 2026 14:30

      Wapres harap anak-anak muda terbaik turut bangun dan kembangkan IKN

      Wapres harap anak-anak muda terbaik turut bangun dan kembangkan IKN

      Selasa, 30 Desember 2025 16:16

  • Kabar Jatim
    • Advertorial
    • Malang Raya
    • Gresik
    • Pasuruan
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Lamongan
    • Probolinggo
    • Blitar
    • Lumajang
    • Situbondo
    • Bondowoso
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Tuban
    • Bojonegoro
    • Nganjuk
    • Kediri
    • Madura Raya
    • Pemprov Jatim
    • Kab Madiun
    • Sidoarjo
    • Surabaya
    • Kab Kediri
    • Jember
    • Kota Madiun
    • Lintas Daerah
      • Gunung Marapi erupsi pada awal 2026

        Gunung Marapi erupsi pada awal 2026

        Selasa, 6 Januari 2026 12:18

        SAR perluas area pencarian dua korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

        SAR perluas area pencarian dua korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

        Senin, 5 Januari 2026 13:51

        Enam orang meninggal akibat banjir bandang di Pulau Siau

        Enam orang meninggal akibat banjir bandang di Pulau Siau

        Senin, 5 Januari 2026 13:10

        Banjir bandang terjang sejumlah permukiman di Pulau Siau

        Banjir bandang terjang sejumlah permukiman di Pulau Siau

        Senin, 5 Januari 2026 12:29

        SAR perpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

        SAR perpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

        Minggu, 4 Januari 2026 21:30

    • Ekonomi
        • Gawai & TI
        • Otomotif
        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Selasa, 23 Desember 2025 11:47

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Senin, 22 Desember 2025 20:07

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Minggu, 21 Desember 2025 16:15

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Rabu, 17 Desember 2025 17:04

    • Olahraga
        • Sepak Bola
        • Sport
        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Selasa, 23 Desember 2025 11:47

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Senin, 22 Desember 2025 20:07

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Minggu, 21 Desember 2025 16:15

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Rabu, 17 Desember 2025 17:04

        Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

        Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

        Selasa, 6 Januari 2026 10:55

        Piala Afrika 2025, Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

        Piala Afrika 2025, Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

        Selasa, 6 Januari 2026 7:44

        Pelatih nilai laga tandang Persib lawan Persik akan sulit

        Pelatih nilai laga tandang Persib lawan Persik akan sulit

        Senin, 5 Januari 2026 16:47

        Cetak hattrick, Gonzalo Garcia dipuji Xabi Alonso

        Cetak hattrick, Gonzalo Garcia dipuji Xabi Alonso

        Senin, 5 Januari 2026 15:14

        Kevin Durant bawa Rockets kalahkan mantan timnya 100-97

        Kevin Durant bawa Rockets kalahkan mantan timnya 100-97

        Selasa, 6 Januari 2026 14:40

        Fajar/Fikri uji peta kekuatan baru ganda putra di Malaysia Open 2026

        Fajar/Fikri uji peta kekuatan baru ganda putra di Malaysia Open 2026

        Selasa, 6 Januari 2026 14:10

        Putri KW kantongi modal positif jelang laga pembuka Malaysia Open

        Putri KW kantongi modal positif jelang laga pembuka Malaysia Open

        Senin, 5 Januari 2026 12:01

        Jojo hadapi Lee, Alwi tantang unggulan pada laga pembuka Malaysia Open

        Jojo hadapi Lee, Alwi tantang unggulan pada laga pembuka Malaysia Open

        Senin, 5 Januari 2026 11:12

    • Karkhas
        • Tajuk
        • Opo Jarene
        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Indosat bentuk FiberCo perkuat tulang punggung digital Indonesia

        Selasa, 30 Desember 2025 14:25

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Samsung Odyssey 2026 usung layar 3D 6K pertama di dunia

        Kamis, 25 Desember 2025 22:00

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Huawei MatePad 12X 2026 segera hadir di pasar Indonesia

        Selasa, 23 Desember 2025 11:47

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Indosat siagakan 24.600 BTS, antisipasi lonjakan trafik Nataru di Jatim

        Senin, 22 Desember 2025 20:07

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Hyundai bakal segarkan Creta pada 2026

        Minggu, 4 Januari 2026 15:15

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol

        Senin, 29 Desember 2025 9:24

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran

        Minggu, 21 Desember 2025 16:15

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Honda tampilkan STEP WGN e:HEV di pameran "Christmas Wonderland"

        Rabu, 17 Desember 2025 17:04

        Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

        Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

        Selasa, 6 Januari 2026 10:55

        Piala Afrika 2025, Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

        Piala Afrika 2025, Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

        Selasa, 6 Januari 2026 7:44

        Pelatih nilai laga tandang Persib lawan Persik akan sulit

        Pelatih nilai laga tandang Persib lawan Persik akan sulit

        Senin, 5 Januari 2026 16:47

        Cetak hattrick, Gonzalo Garcia dipuji Xabi Alonso

        Cetak hattrick, Gonzalo Garcia dipuji Xabi Alonso

        Senin, 5 Januari 2026 15:14

        Kevin Durant bawa Rockets kalahkan mantan timnya 100-97

        Kevin Durant bawa Rockets kalahkan mantan timnya 100-97

        Selasa, 6 Januari 2026 14:40

        Fajar/Fikri uji peta kekuatan baru ganda putra di Malaysia Open 2026

        Fajar/Fikri uji peta kekuatan baru ganda putra di Malaysia Open 2026

        Selasa, 6 Januari 2026 14:10

        Putri KW kantongi modal positif jelang laga pembuka Malaysia Open

        Putri KW kantongi modal positif jelang laga pembuka Malaysia Open

        Senin, 5 Januari 2026 12:01

        Jojo hadapi Lee, Alwi tantang unggulan pada laga pembuka Malaysia Open

        Jojo hadapi Lee, Alwi tantang unggulan pada laga pembuka Malaysia Open

        Senin, 5 Januari 2026 11:12

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Senin, 3 November 2025 11:58

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Kamis, 30 Oktober 2025 13:06

        Efek plasebo jurnalisme?

        Efek plasebo jurnalisme?

        Jumat, 24 Oktober 2025 10:15

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Jumat, 22 Agustus 2025 14:56

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Senin, 29 Desember 2025 17:56

        Aspek sosiokultural, legitimasi keberlanjutan dalam kewirausahaan sosial

        Aspek sosiokultural, legitimasi keberlanjutan dalam kewirausahaan sosial

        Kamis, 25 Desember 2025 8:51

        Gerakan pemuda membangun dan memberdayakan desa

        Gerakan pemuda membangun dan memberdayakan desa

        Rabu, 24 Desember 2025 15:42

        Teguh Anantawikrama, merawat UMKM sebagai fondasi masa depan

        Teguh Anantawikrama, merawat UMKM sebagai fondasi masa depan

        Senin, 15 Desember 2025 12:35

    • Internasional
      • Mahathir Mohamad dikabarkan dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

        Mahathir Mohamad dikabarkan dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

        Selasa, 6 Januari 2026 11:39

        Swiss bekukan semua aset milik Nicolas Maduro

        Swiss bekukan semua aset milik Nicolas Maduro

        Selasa, 6 Januari 2026 11:33

        Brasil hingga Spanyol nyatakan prihatin soal AS sita aset Venezuela

        Brasil hingga Spanyol nyatakan prihatin soal AS sita aset Venezuela

        Senin, 5 Januari 2026 22:30

        Setelah Venezuela, Kolombia bisa jadi target Trump berikutnya

        Setelah Venezuela, Kolombia bisa jadi target Trump berikutnya

        Senin, 5 Januari 2026 16:15

        Venezuela: Sebagian besar tim keamanan Maduro tewas dalam operasi AS

        Venezuela: Sebagian besar tim keamanan Maduro tewas dalam operasi AS

        Senin, 5 Januari 2026 10:54

    • News in English
      • Indonesia seeks stronger industrial research with Japan's NEDO

        Indonesia seeks stronger industrial research with Japan's NEDO

        Selasa, 6 Januari 2026 14:21

        InJourney logs 10.2 million air passengers during year-end holidays

        InJourney logs 10.2 million air passengers during year-end holidays

        Selasa, 6 Januari 2026 13:54

        Restorative justice excludes corruption, sexual violence: Minister

        Restorative justice excludes corruption, sexual violence: Minister

        Selasa, 6 Januari 2026 12:43

        Aceh schools resume classes as RI Govt pushes post-disaster recovery

        Aceh schools resume classes as RI Govt pushes post-disaster recovery

        Senin, 5 Januari 2026 23:00

        Fueling rice fields: Fertilizers and Indonesia's food security quest

        Fueling rice fields: Fertilizers and Indonesia's food security quest

        Senin, 5 Januari 2026 22:00

    • Foto
      • Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir

        Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir

        Senin, 5 Januari 2026 20:08

        Peresmian SLB-B Negeri di Surabaya

        Peresmian SLB-B Negeri di Surabaya

        Senin, 5 Januari 2026 18:09

        Perhutani bagikan bibit tanaman buah berkayu

        Perhutani bagikan bibit tanaman buah berkayu

        Senin, 5 Januari 2026 17:46

        Luas panen dan produksi padi di Indonesia

        Luas panen dan produksi padi di Indonesia

        Senin, 5 Januari 2026 17:39

        Provinsi Jawa Timur penghasil jeruk terbanyak nasional

        Provinsi Jawa Timur penghasil jeruk terbanyak nasional

        Senin, 5 Januari 2026 17:35

    • Video
      • Bagi-bagi 600 bibit tanaman di Madiun untuk cegah pemanasan global

        Bagi-bagi 600 bibit tanaman di Madiun untuk cegah pemanasan global

        Senin, 5 Januari 2026 21:40

        Telaga Sarangan tarik 1 juta lebih wisatawan, PAD juga meningkat

        Telaga Sarangan tarik 1 juta lebih wisatawan, PAD juga meningkat

        Senin, 5 Januari 2026 21:24

        Pemprov Jatim perluas akses SLB Negeri di Surabaya

        Pemprov Jatim perluas akses SLB Negeri di Surabaya

        Senin, 5 Januari 2026 20:32

        Sebanyak 361 calhaj Kabupaten Magetan lunasi biaya haji tahap pertama

        Sebanyak 361 calhaj Kabupaten Magetan lunasi biaya haji tahap pertama

        Senin, 5 Januari 2026 19:09

        Menaker: Program Magang berlanjut, sebaran penempatan jadi perhatian

        Menaker: Program Magang berlanjut, sebaran penempatan jadi perhatian

        Senin, 5 Januari 2026 17:57

    Menakar kebijakan fiskal penyelamat alam

    Oleh Dr M Lucky Akbar*) Sabtu, 13 Desember 2025 22:00 WIB

    Menakar kebijakan fiskal penyelamat alam

    Ilustrasi. Foto udara pemandangan Bukit Lawang, di Bahorok, Langkat, Sumatera Utara, kawasan yang menyimpan keaneragaman hayati. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

    Jakarta (ANTARA) - Wacana mengenai instrumen fiskal hijau semakin kuat seiring tingginya tekanan terhadap ekosistem alam. Negara-negara mulai memahami bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya menurunkan kualitas hidup, tetapi juga menciptakan beban fiskal jangka panjang.

    Laporan Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memperkirakan bahwa degradasi ekosistem global menyebabkan kerugian ekonomi, sedikitnya 7 triliun dolar AS per tahun, atau sekitar 8 persen PDB dunia, akibat hilangnya jasa lingkungan, seperti penyerbukan, ketahanan pangan, regulasi air, dan penyimpanan karbon alami.

    Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mencatat bahwa biaya bencana yang dipicu kerusakan ekosistem meningkat hampir dua kali lipat dalam dua dekade terakhir. Sementara Bank Dunia menghitung bahwa negara-negara berkembang kehilangan potensi pertumbuhan fiskal sebesar 0,7–1,5 persen PDB per tahun akibat deforestasi dan degradasi tanah.

    Bahkan, The Dasgupta Review menyimpulkan bahwa nilai ekonomis jasa ekosistem yang tidak terefleksi dalam harga pasar bernilai lebih besar daripada seluruh PDB global. Jika itu diakumulasi dalam jangka panjang, menciptakan risiko fiskal sistemik yang selama ini tidak tercatat dalam anggaran negara.

    Indonesia memiliki kekayaan hayati yang menempatkan negeri ini di jajaran teratas dunia. Hanya saja, tekanan terhadap hutan, gambut, karst, mangrove, pesisir, dan air tawar terus meningkat.

    Laju deforestasi, fragmentasi habitat, penurunan populasi spesies kunci, dan degradasi bentang alam adalah bukti bahwa biaya ekologis masih dianggap eksternalitas yang bebas ditanggung negara.

    Ketika konversi lahan, perluasan tambang, dan ekspansi perkebunan tidak mengenakan biaya ekologis yang memadai, negara sesungguhnya sedang menyubsidi kerusakan. Di sinilah konsep biodiversity loss tax atau pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati mulai mendapatkan tempat dalam diskursus kebijakan publik dunia.

    Pertanyaannya, sejauh mana Indonesia sebagai negara mega biodiversitas mampu merespons gagasan ini sebagai strategi fiskal masa depan?

    Beberapa negara mulai menggunakan pendekatan ini. Inggris menerapkan skema Biodiversity Net Gain yang mewajibkan pembangunan meningkatkan kualitas biodiversitas sebelum memulai proyek. Australia memperkenalkan biaya restorasi bagi sektor yang beroperasi di habitat spesies endemik. Kolombia mengembangkan pajak berbasis jasa ekosistem yang dialihkan ke program konservasi.

    Ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal tidak lagi hanya mengatur penerimaan negara, tetapi juga menjadi alat mengubah perilaku ekonomi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan.

    Risiko keberlanjutan

    Tantangan terbesar Indonesia muncul dari dua sumber utama: konversi lahan dan ekstraksi sumber daya alam. Walaupun tren deforestasi menurun dibandingkan periode awal 2000-an, tekanan terhadap ekosistem gambut dan pesisir justru meningkat.

    Ekspansi pertambangan nikel dan batu bara menciptakan tekanan baru terhadap bentang alam, sementara konversi lahan untuk pertanian ekspor dan infrastruktur menggerus habitat spesies endemik.

    Dampaknya tidak hanya ekologis, tetapi juga fiskal. Setiap banjir bandang, kerusakan irigasi, kerugian pertanian, hingga meningkatnya konflik manusia-satwa berpotensi menciptakan pembengkakan pembiayaan negara yang seharusnya dapat dikurangi jika kerusakan dicegah sejak awal.

    Dalam konteks ini, pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati dapat memberi koreksi struktural. Skema pajak yang menghitung tingkat kehilangan jasa ekosistem akan membuat industri memperhitungkan biaya lingkungan sebagai bagian dari biaya produksi.

    Berbagai kajian internasional menunjukkan bahwa kerusakan biodiversitas memiliki dampak fiskal yang sangat besar. Laporan TEEB memperkirakan bahwa hilangnya jasa penyerbuk global menyebabkan potensi kerugian ekonomi lebih dari 235 miliar–577 miliar dolar AS per tahun. Sedangkan degradasi tanah yang memicu sedimentasi sungai dan penurunan kualitas air menimbulkan kerugian hingga 300 miliar dolas AS setiap tahun pada negara-negara berkembang, menurut FAO.

    Di sisi lain, Bank Dunia menghitung bahwa kerusakan pesisir dan mangrove yang tidak terlindungi dapat meningkatkan biaya bencana hingga USD 50 miliar per tahun, karena hilangnya fungsi perlindungan alami terhadap badai dan gelombang ekstrem.

    Bahkan, OECD memperkirakan bahwa risiko kehilangan biodiversitas dapat menurunkan potensi pertumbuhan fiskal negara hingga 1 persen PDB per tahun jika tidak dikoreksi melalui kebijakan fiskal hijau.

    Beberapa riset kawasan turut memperkuat urgensi ini. Studi ASEAN Centre for Biodiversity menunjukkan bahwa kurangnya data ekologis yang terstandar menyebabkan negara-negara Asia Tenggara kehilangan peluang fiskal hingga 1,1 miliar dolas AS per tahun dari pungutan lingkungan dan skema kompensasi konservasi.

    Sementara itu, penelitian CIFOR 2022 menemukan bahwa ketidaktepatan data tutupan hutan dapat menyebabkan perhitungan nilai kerugian ekosistem meleset, antara 15 sampai 35 persen, yang pada akhirnya mempengaruhi efektivitas instrumen fiskal berbasis lingkungan. Indonesia perlu memperkuat sistem inventarisasi ekosistem, integrasi data satelit, hingga mekanisme audit ekologis yang transparan.

    Tanpa data yang reliabel, tarif pajak dikhawatirkan tidak mencerminkan risiko sebenarnya dan justru menimbulkan resistensi pelaku usaha.

    Instrumen korektif

    pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati akan efektif bila diintegrasikan dengan kebijakan pembangunan. Pajak tidak dapat berdiri sendiri tanpa keterkaitan dengan perizinan lingkungan, rencana tata ruang, analisis dampak lingkungan, serta sistem offset yang kredibel.

    Di banyak negara, keberhasilan pajak jenis ini justru ditentukan oleh koordinasi antarlembaga, bukan semata besaran tarifnya. Inggris, misalnya, menerapkan biodiversity net gain (BNG) yang mewajibkan setiap proyek pembangunan memberikan peningkatan biodiversitas, minimal 10 persen, sebelum izin diberikan. Kebijakan ini hanya berjalan efektif jika ada sinkronisasi antara otoritas perencanaan, lembaga lingkungan, dan sistem monitoring berbasis satelit.

    Australia, melalui environmental offset policy juga menunjukkan bahwa integrasi data ekologis nasional dengan izin industri dapat mengurangi risiko manipulasi offset dan memastikan pajak lingkungan terhubung dengan rencana tata ruang.

    Sementara Belanda menerapkan skema ecological compensation yang terhubung langsung dengan kebijakan air dan tata ruang, membuat pajak lingkungan berfungsi efektif untuk melindungi ekosistem delta yang rentan.

    Jika sinkronisasi semacam ini lemah, pajak dapat kehilangan fungsi korektifnya, atau bahkan membuka ruang bagi manipulasi data dan tumpang tindih kebijakan.

    Dalam jangka panjang, pajak ini dapat menjadi sumber baru pembiayaan lingkungan. Program restorasi gambut, rehabilitasi mangrove, pemulihan DAS, konservasi spesies, dan penguatan kawasan penyangga, selama ini, sebagian besar bergantung pada APBN reguler yang terbatas.

    Dengan sumber pajak khusus, beban fiskal dapat dialihkan dari sektor-sektor vital menuju skema pembiayaan lingkungan yang lebih mandiri dan stabil. Lebih jauh, jika sebagian penerimaan dialokasikan kembali ke daerah, maka pemerintah daerah akan memiliki insentif fiskal untuk menjaga kualitas ekosistemnya.

    Hal ini relevan dengan isu TKD, saat ini, di mana banyak daerah mengeluhkan formula transfer pusat yang belum cukup mempertimbangkan kinerja ekologis dan kualitas tata ruang.

    Selama ini, TKD lebih banyak ditautkan dengan indikator dasar, seperti populasi, tingkat kemiskinan, atau kapasitas fiskal. Sementara faktor ekologis, misalnya rasio tutupan hutan, tingkat degradasi lahan, atau kerentanan ekologis belum sepenuhnya masuk dalam skema insentif.

    Dengan memasukkan pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati sebagai sumber pendapatan yang dapat direalokasikan ke daerah berbasis kinerja lingkungan, Indonesia dapat menciptakan model green fiscal decentralization yang lebih adil dan efektif.

    Daerah yang menjaga tutupan hutan, mengurangi deforestasi, dan memperbaiki ekosistem akan mendapat tambahan transfer, sementara daerah dengan tingkat degradasi tinggi terdorong melakukan koreksi kebijakan.

    Pendekatan ini bukan hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah, tetapi juga menyelaraskan pembangunan nasional dengan keberlanjutan ekologis jangka panjang.

    Di sisi eksternal, keberadaan pajak ini juga akan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional. Dunia sedang bergerak menuju rantai pasok bebas deforestasi, terutama Uni Eropa, yang memperketat persyaratan akses pasar.

    Produk dengan jejak ekologis yang tidak transparan berisiko ditolak. Sehingga, kebijakan fiskal yang mendukung perlindungan ekosistem menjadi alat diplomasi ekonomi, bukan sekadar regulasi domestik.

    Indonesia dapat menunjukkan bahwa mekanisme fiskal digunakan untuk mengoreksi perilaku industri, menjaga kualitas alam, dan memastikan keberlanjutan jangka panjang. Jika dihitung dari dampak ekonomi, studi-studi global memperkirakan bahwa nilai jasa ekosistem yang hilang akibat deforestasi dan degradasi lahan di Asia Tenggara mencapai 150 miliar–200 miliar dolar AS per tahun.

    Untuk konteks Indonesia, estimasi nilai jasa ekosistem hutan hujan, termasuk penyerapan karbon, penyerbukan, pengendalian banjir, dan penyediaan air yang berkisar 10 miliar–15 miliar dolas AS per tahun.

    Apabila instrumen pajak mampu mengurangi kehilangan tutupan hutan dan degradasi ekosistem sebesar 5–10 persen saja, potensi manfaat ekonomi yang "terselamatkan" dapat mencapai 500 juta dolas AS hingga 1,5 miliar dolas per tahun.

    Angka itu jauh lebih besar dibandingkan potensi beban jangka panjang akibat kerusakan lingkungan yang selama ini tidak terbukukan dalam neraca fiskal.

    Dengan demikian, integrasi pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati bukan sekadar kebijakan ekologis, melainkan strategi ekonomi untuk menjaga kepastian pasokan, menurunkan risiko perdagangan, dan mempertahankan akses pasar Indonesia di tengah standar global yang semakin ketat.

    Paradigma baru

    Dalam konteks APBN, pajak keanekaragaman hayati dapat menjadi sumber pembiayaan bagi program restorasi alam, rehabilitasi mangrove, pemulihan gambut, serta penguatan konservasi spesies.

    Pembiayaan lingkungan, saat ini, masih sangat mengandalkan anggaran reguler negara yang bersifat terbatas. Sementara kebutuhan pemulihan ekosistem, terutama di daerah rawan bencana, terus meningkat.

    Dengan adanya sumber pajak khusus, negara memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk memperbaiki kondisi lingkungan tanpa merongrong belanja publik lainnya. Lebih jauh, pajak ini dapat mendorong desentralisasi fiskal hijau jika sebagian penerimaan diarahkan kembali ke daerah untuk memperbaiki kualitas ekosistem lokal.

    Pada tingkat kebijakan, pengembangan pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati juga dapat memperkuat strategi transisi ekonomi hijau Indonesia. Pemerintah, kini tengah menyiapkan berbagai instrumen keuangan untuk mendukung target netral karbon, mulai dari perdagangan karbon, hingga standar emisi.

    Meskipun demikian, upaya mengurangi kerusakan lingkungan tidak hanya soal karbon, melainkan juga menjaga fondasi ekosistem yang menopang kehidupan. Pajak ini dapat melengkapi kerangka kebijakan iklim dengan memasukkan dimensi ekologi yang lebih luas daripada sekadar pengurangan emisi.

    Akhirnya, wacana penerapan pajak keanekaragaman hayati tidak dapat dilihat semata-mata sebagai inovasi fiskal, tetapi juga sebagai perubahan paradigma.

    Selama ini, pembangunan di Indonesia sering dipahami sebagai proses ekspansi ruang ekonomi yang mengorbankan ruang ekologis. Paradigma baru menempatkan alam bukan sebagai objek eksploitasi, tetapi sebagai aset ekonomi yang harus dijaga keberlanjutannya.

    Pajak menjadi alat untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi dengan kesehatan ekosistem. Dengan instrumen yang tepat, Indonesia tidak hanya dapat melindungi kekayaan alamnya, tetapi juga membangun ekonomi yang lebih kokoh di masa depan.

    Di tengah tekanan perubahan iklim, penurunan kualitas lingkungan, dan meningkatnya persaingan pasar global, kini saatnya Indonesia menimbang serius bagaimana pajak atas kehilangan keanekaragaman hayati dapat menjadi pilar kebijakan fiskal hijau. Bukan sekadar bentuk penambahan pajak, tetapi sebagai mekanisme ekonomi yang memastikan pembangunan dan keberlanjutan berjalan seiring.

    Jika dirancang dengan baik, pajak ini dapat menjadi langkah visioner: menyelamatkan alam sambil memperkuat fondasi ekonomi nasional.



    *) Dr M Lucky Akbar adalah Kepala Kantor Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan Jambi, Ditjen Pajak Kemenkeu

    Editor : Vicki Febrianto
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Menkeu Purbaya sebut demo rakyat dipicu tekanan ekonomi berkepanjangan

    Menkeu Purbaya sebut demo rakyat dipicu tekanan ekonomi berkepanjangan

    10 September 2025 19:50

    Pansus RPJMD DPRD Surabaya tegaskan pentingnya penguatan kebijakan fiskal

    Pansus RPJMD DPRD Surabaya tegaskan pentingnya penguatan kebijakan fiskal

    9 Juli 2025 10:33

    Rupiah hari ini turun di tengah kekhawatiran kebijakan fiskal pemerintah baru

    Rupiah hari ini turun di tengah kekhawatiran kebijakan fiskal pemerintah baru

    28 Juni 2024 11:35

    Jokowi sebut RKP 2025 jembatan untuk akomodasi program presiden selanjutnya

    Jokowi sebut RKP 2025 jembatan untuk akomodasi program presiden selanjutnya

    26 Februari 2024 10:27

    Pemkab Lumajang selaraskan APBD 2024 dengan kebijakan fiskal nasional

    Pemkab Lumajang selaraskan APBD 2024 dengan kebijakan fiskal nasional

    11 November 2023 22:58

    Pakar ekonomi Unej : RAPBN 2021 sangat tergantung kebijakan fiskal pemerintah

    Pakar ekonomi Unej : RAPBN 2021 sangat tergantung kebijakan fiskal pemerintah

    16 Agustus 2020 06:28

    Sidang Kabinet Bahas Kebijakan Fiskal (Video)

    Sidang Kabinet Bahas Kebijakan Fiskal (Video)

    5 Maret 2018 15:28

    Presiden Minta Menkeu Baru Jaga Kebijakan Fiskal

    Presiden Minta Menkeu Baru Jaga Kebijakan Fiskal

    20 Mei 2013 15:17

    Terpopuler

    Khofifah berpesan, juara D'Academy 7 seimbangkan karier dan pendidikan

    Khofifah berpesan, juara D'Academy 7 seimbangkan karier dan pendidikan

    Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru

    Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru

    Khofifah tegaskan Jatim produsen jeruk terbesar nasional

    Khofifah tegaskan Jatim produsen jeruk terbesar nasional

    Awal tahun 2026, harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo turun serentak

    Awal tahun 2026, harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo turun serentak

    Polres Sumenep perketat pengawasan di kepulauan cegah narkoba

    Polres Sumenep perketat pengawasan di kepulauan cegah narkoba

    Pertamina turunkan harga Pertamax per 1 Januari 2026

    Pertamina turunkan harga Pertamax per 1 Januari 2026

    Pemkab Jember perpanjang kerja sama penerbangan Jember-Jakarta

    Pemkab Jember perpanjang kerja sama penerbangan Jember-Jakarta

    Daftar negara yang lolos ke babak 16 besar Piala Afrika

    Daftar negara yang lolos ke babak 16 besar Piala Afrika

    Top News

    • Swiss bekukan semua aset milik Nicolas Maduro

      Swiss bekukan semua aset milik Nicolas Maduro

      3 jam lalu

    • Menkum nilai masyarakat paham perbedaan penghinaan dan kritik Presiden

      Menkum nilai masyarakat paham perbedaan penghinaan dan kritik Presiden

      3 jam lalu

    • BMKG: Surabaya Selasa ini berpotensi hujan ringan

      BMKG: Surabaya Selasa ini berpotensi hujan ringan

      6 jam lalu

    • Kompolnas beri rekomendasi ke Presiden soal profesionalitas Polri

      Kompolnas beri rekomendasi ke Presiden soal profesionalitas Polri

      5 Januari 2026 14:03

    • Neraca dagang pada November 2025 surplus 2,66 miliar dolar AS

      Neraca dagang pada November 2025 surplus 2,66 miliar dolar AS

      5 Januari 2026 13:17

    Foto

    Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir

    Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir

    Peresmian SLB-B Negeri di Surabaya

    Peresmian SLB-B Negeri di Surabaya

    Perhutani bagikan bibit tanaman buah berkayu

    Perhutani bagikan bibit tanaman buah berkayu

    Luas panen dan produksi padi di Indonesia

    Luas panen dan produksi padi di Indonesia

    Provinsi Jawa Timur penghasil jeruk terbanyak nasional

    Provinsi Jawa Timur penghasil jeruk terbanyak nasional

    Antara News jatim
    jatim.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Kabar Jatim
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesra
    • Karkhas
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com