Bojonegoro (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memperkuat kapasitas relawan di wilayah setempat melalui latihan gabungan (latgab) anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) untuk meningkatkan kemampuan kesiapsiagaan bencana.
Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Hernowo, di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu mengatakan bahwa penguatan kapasitas ini merupakan agenda kerja PMI dalam rangka menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.
"Latgab SIBAT ini salah satu upaya meningkatkan kapasitas para relawan PMI terkait kesiapsiagaan bencana di Bojonegoro," kata Hernowo.
Hernowo menjelaskan, PMI Bojonegoro telah membentuk 11 SIBAT yakni di Desa Pilanggede, Desa Sarirejo, Desa Mulyorejo dan Desa Kedungdowo yang ada di Kecamatan Balen.
Selain itu di Kecamatan Trucuk terbentuk di Desa Trucuk, Desa Tulungrejo dan Desa Sumbangtimun, serta di Kecamatan Dander di Desa Ngablak, Desa Kunci dan Desa Sumberarum, termasuk SIBAT Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro.
"Tamu relawan ini menjadi sarana silaturrahim, tukar pengalaman dan peningkatan kapasitas relawan dengan berlatih SAR air bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," jelasnya.
Diharapkan, lanjutnya, relawan SIBAT mampu meningkatkan soliditas antar-relawan PMI Bojonegoro selain untuk memastikan kesiapan relawan ketika sewaktu-waktu ditugaskan.
"Terpenting relawan SIBAT mampu menjadi penggerak masyarakat di wilayahnya masing-masing baik sebelum, saat dan pascabencana," terangnya.
Hernowo menambahkan, selain membentuk SIBAT di beberapa desa, PMI Bojonegoro juga memberikan pelatihan terkait kebencanaan kepada masyarakat satu desa satu relawan yang nantinya bisa digerakkan ketika terjadi bencana di wilayah tersebut.
"Relawan merupakan komponen penting PMI dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan," katanya.
