Madiun (ANTARA) - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun, Jawa Timur yang berada di Jalan Trunojoyo siap memberikan 22 jenis pelayanan publik ke masyarakat setelah proses pembangunannya selesai 100 persen.
"Jenis pelayanannya lumayan banyak. Yang sudah tanda tangan komitmen akan bergabung di layanan MPP Kota Madiun ada 22 layanan. Itu sudah termasuk dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkot dan instansi vertikal," ujar Koordinator Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun Dwi Yuliastuti di Madiun, Jumat.
Dari sekitar 22 layanan tersebut, di antaranya merupakan perizinan usaha, layanan administrasi kependudukan, layanan perpajakan dan lain sebagainya. Sedangkan dari instansi luar, ada layanan Samsat, perbankkan, dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini mengatakan MPP yang telah selesai dibangun tersebut memanfaatkan aset Pemkot Madiun yang sudah ada, yakni bekas bangunan Dinas Kesehatan.
"Untuk pembangunanya sudah rampung 100 persen. Tetapi, untuk peresmian masih menunggu petunjuk pimpinan. Pembangunan MPP memang memanfaatkan aset yang sudah ada, yakni bekas bangunan Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Madiun," kata Hesti Setyorini.
Pemanfaatan MPP tersebut untuk selanjutnya diserahkan kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun. Rencana langkah pengelolaan juga mulai dipersiapkan.
Dengan keberadaan MPP tersebut, pelayanan publik yang dibutuhkan warga Kota Madiun diharapkan semakin mudah, terintegrasi, efektif, dan efisien.
