Jakarta (ANTARA) - Petenis No.1 dunia Carlos Alcaraz ingin membuat Alexander Zverev berkeringkat ketika mereka berhadapan dalam semifinal Australian Open 2026, Jumat.
Alcaraz mengaku telah memantau level permainan petenis nomor 3 dunia itu dan mencermati upaya yang dibutuhkan untuk mempertahankan catatan klinis petenis Spanyol itu tidak kehilangan satu set pun sepanjang turnamen ini.
"Saya telah menonton pertandingannya sepanjang turnamen," kata Alcaraz tentang Zverev seperti dikutip laman ATP pada Jumat.
"Level permainannya sejauh ini sangat mengesankan, jadi ini akan menjadi pertarungan yang hebat. Saya tahu bahwa servisnya cukup bagus. Dia bermain sangat solid dan agresif ketika dia bisa dalam reli dari baseline."
"Saya pasti akan siap. Saya senang bisa bermain melawannya di sini di semifinal AO. Saya tahu apa yang harus saya lakukan," ujar petenis berusia 22 tahun itu.
"Saya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan itu. Jika dia ingin mengalahkan saya, dia harus banyak berkeringat."
Sementara Alcaraz mencapai semifinal Grand Slam dengan catatan bersih, Zverev justru berulang kali diuji dengan kehilangan satu set dalam empat dari lima pertandingan.
Alcaraz mengejar gelar Australian Open pertamanya, yang akan melengkapi Career Grand Slam-nya, sementara bagi Zverev, yang merupakan finalis tiga kali turnamen major dan runner-up tahun lalu di Melbourne, bertaruh untuk trofi Grand Slam pertamanya yang telah lama ditunggu-tunggu.
Kemenangan Alcaraz dalam perempat final atas Alex de Minaur menunjukkan peningkatan kontrolnya di Melbourne, meningkatkan intensitasnya setelah set pembuka yang ketat melalui pukulan bola yang lebih keras dan agresi yang disiplin.
"Senjata" tersebut tampaknya akan kembali ia andalkan untuk menyeret Zverev ke dalam pertandingan fisik.
Sementara itu, dalam perjalanannya, Zverev mengandalkan servisnya. Melawan Learner Tien pada perempat final, ia mencetak 24 ace dan menggunakan pukulan pertamanya untuk mempersingkat poin -- pola kunci untuk menghindari reli panjang.
Dengan persaingan head to head mereka terkunci pada skor 6–6, semifinal Australian Open kemungkinan akan bergantung pada apakah Alcaraz dapat menekan dengan reli panjang, atau Zverev dapat memaksakan servisnya dan pengalamannya di Melbourne.
"Saya sebenarnya merasa bahwa pemain top merasakan tekanan paling besar di awal, karena tidak ingin tersingkir lebih awal," kata Zverev sebelum mengetahui hasil perempat final Alcaraz dan De Minaur.
"Sekarang, siapa pun yang akan saya hadapi di semifinal, Carlos atau Alex, mereka pemain hebat. Anda hanya menantikan pertandingan yang fantastis. Itulah yang Anda nantikan."
"Tentu saja, dalam kasus saya, saya masih mengejar gelar Grand Slam yang saya idamkan. Saya masih ingin meraihnya, tetapi saya juga ingin menikmati tenis saya. Saat ini saya sedang melakukannya, dan itu adalah hal terpenting bagi saya," ujar petenis Jerman berusia 28 tahun itu.
