Permintaan produk kerajinan tusuk sate meningkat

  • Jumat, 15 Mei 2026 18:09

Perajin memproduksi tusuk sate berbahan bambu di rumah UMKM Tusuk Sate Desa Moyoketen, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026). Permintaan tusuk sate yang dijual Rp16 ribu per 1.000 batang tersebut meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha sehingga produksi naik dari rata-rata 400 ribu-450 ribu batang menjadi sekitar 700 ribu batang per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/abs

Perajin menjemur kerajinan tusuk sate berbahan bambu hasil produksinya di rumah UMKM Tusuk Sate Desa Moyoketen, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026). Permintaan tusuk sate yang dijual Rp16 ribu per 1.000 batang tersebut meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha sehingga produksi naik dari rata-rata 400 ribu-450 ribu batang menjadi sekitar 700 ribu batang per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/abs

Perajin memproduksi tusuk sate berbahan bambu di rumah UMKM Tusuk Sate Desa Moyoketen, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026).Permintaan tusuk sate yang dijual Rp16 ribu per 1.000 batang tersebut meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha sehingga produksi naik dari rata-rata 400 ribu-450 ribu batang menjadi sekitar 700 ribu batang per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/abs

Berita Terkait