Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskomindag) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mendorong penguatan kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui program pelatihan dan pendampingan bagi para pengurus.
Kepala Diskomindag Trenggalek Saniran, di Trenggalek, Rabu, mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran senilai Rp130 juta untuk mendukung pelatihan peningkatan kapasitas pengurus koperasi, termasuk KDMP.
"Dari anggaran Rp130 juta itu, tidak hanya untuk pengurus KDMP, tetapi juga untuk seluruh koperasi di Kabupaten Trenggalek," ujar Saniran.
Saat ini, tercatat ada sebanyak 157 KDMP yang tersebar di berbagai wilayah di Trenggalek. Namun, baru lima koperasi yang aktif menjalankan operasional.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah setempat untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi desa.
"Meski pemerintah masih menerapkan efisiensi anggaran, kami tetap berupaya mencapai target Program Strategis Nasional, salah satunya melalui penguatan KDMP," katanya.
Saniran menambahkan, pada 2026 pihaknya menerima alokasi anggaran sekitar Rp13 miliar. Namun, besaran porsi yang akan dialokasikan untuk program KDMP masih menunggu sinkronisasi dengan program pemerintah pusat.
"Kami belum bisa menentukan persentasenya karena masih menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah pusat," pungkasnya.
