Jakarta (ANTARA) - Kondisi rem menjadi salah satu komponen yang wajib diperiksa sebelum perjalanan mudik perjalanan karena keselamatan pengemudi dan penumpang sangat bergantung pada rem dan kondisi kendaraan.
Asisten Kepala Layanan untuk Departemen Purnajual PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan performa rem yang optimal diperlukan terutama ketika mobil membawa beban penuh. Dia mengimbau pemilik kendaraan mengecek kendaraan secara menyeluruh agar pengereman responsif di berbagai kondisi jalan.
Periksa komponen kampas rem
Untuk memastikan pengereman yang cukup ideal selama perjalanan mudik lebaran, pemilik kendaraan wajib memeriksakan kondisi kampas rem agar kendaran memiliki daya cengkeraman yang tetap optimal.
Jika ketebalan kampas rem sudah di bawah batas minimal, segera lakukan penggantian sebelum merusak bagian lain. Perhatikan juga kondisi permukaan piringan cakram (disc brake) agar tetap rata dan tidak mengalami gejala warped yang dapat menimbulkan getaran pada setir saat pengereman.
Selain bagian depan, pemeriksaan rem tromol pada roda belakang juga tidak boleh dilewatkan untuk menjaga keseimbangan daya henti. Lakukan penyetelan ulang celah sepatu rem agar kinerja rem tangan tetap pakem saat kendaraan harus berhenti di tanjakan curam.
Pastikan juga piston pada kaliper rem dapat bergerak bebas tanpa hambatan dengan memberikan pelumasan khusus pada pin kaliper.
Periksa kondisi minyak rem
Minyak rem memiliki peran yang cukup penting bagi sistem pengereman pada kendaraan karena ia adalah penyalur tekanan dari pedal ke seluruh roda secara akurat. Karena bersifat higroskopis, minyak rem dapat menyerap uap air yang menurunkan titik didih minyak rem dan berisiko memicu korosi internal.
Hariadi mengimbau untuk menggunakan minyak rem yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan supaya segel karet rem tidak rusak.
Keberadaan udara pada sistem hidraulis rem dapat menyebabkan pedal rem terasa lemah. Untuk menghindari hal itu, lakukan proses bleeding rem secara benar supaya seluruh udara yang terperangkap pada sistem hilang sehingga tekanan booster rem dan master rem tetap prima.
Periksa juga apakah ada gejala selang fleksibel yang mengembang atau retak karena kerusakan kecil pada bagian ini dapat menyebabkan kebocoran tekanan.
Teknik pengereman
Ketika semua komponen sudah mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh, pengendara juga harus memperhatikan kondisi jalan yang dilaluinya
Jika melintasi kawasan menanjak dan menurun, risiko brake fade atau penurunan daya pengereman akibat panas ekstrem sering kali terjadi. Kondisi itu bisa diperparah oleh vapor lock, yaitu penguapan minyak rem yang membuat rem kehilangan daya tekan sepenuhnya.
Untuk menghindarinya, kombinasikan penggunaan rem dengan teknik engine brake guna membantu mengurangi beban kerja mekanis pada piringan dan kampas rem. Bagi mobil modern yang dilengkapi dengan fitur ABS (Anti-lock Braking System), pastikan seluruh sensor kecepatan roda dalam kondisi bersih.
Selain ABS, keberadaan fitur electronic brake distribution (EBD) dan brake assist pada mobil modern sangat membantu distribusi gaya pengereman secara elektronik, terutama saat mobil bermuatan penuh penumpang serta barang bawaan.
Jika lampu peringatan rem atau simbol ABS pada dashboard menyala, Hariadi menyarankan segera membawa mobil ke bengkel resmi agar teknisi bisa memastikan komputerisasi sistem bekerja dengan baik.
Pewarta: Chairul RohmanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026